< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Diwarnai penolakan, normalisasi Kali Cibanten Kota Serang tetap jalan

Kamis, 03 Juli 2025 | Kamis, Juli 03, 2025 WIB | Last Updated 2025-07-03T09:16:25Z

 


 OTA SERANG KONTAK BANTEN  Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Provinsi Banten, mulai melakukan normalisasi Kali Cibanten yang berlokasi di Sukadana 1, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, secara bertahap.

"Proses pembongkaran bangunan di kawasan Kampung Sukadana 1, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, akan terus berlanjut secara bertahap," kata Ketua Satgas Percepatan Pembangunan Kota Serang Wahyu Nurjamil, di Serang, Rabu.

Menurut Wahyu, meskipun terjadi penolakan dari sejumlah warga, kegiatan pembongkaran tetap berjalan sesuai instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Banyak penolakan karena warga merasa sudah lama tinggal. Namun, kami bekerja atas perintah Kementerian PU, dan kegiatan ini tidak harus selesai hari ini," katanya.

Ia mengatakan pembongkaran yang dilakukan hari ini mencakup dua jenis bangunan yakni tempat usaha seperti kontrakan dan kios, serta rumah-rumah yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya.

"Yang disepakati hari ini adalah pembongkaran bangunan usaha dan rumah yang sudah kosong. Warga ikut mengawal prosesnya," ujar dia.

Menurut dia, pembongkaran akan dilakukan secara bertahap selama satu bulan ke depan. Ia juga merespons usulan warga untuk difasilitasi dalam skema pembelian lahan dengan sistem cicilan.

Warga menginginkan pemerintah membantu menjembatani dialog antara warga dan pemilik lahan, baik milik pemerintah maupun milik pihak swasta untuk dikaveling dan dijual secara cicil.

“Menurut saya itu bagian dari solusi. Kalau bisa dikaveling, warga menyicil. Tinggal komunikasikan dengan pemilik lahan, dan pemerintah siap membantu," ujarnya.

Ia mengingatkan keberhasilan pembongkaran ini menjadi tolok ukur penilaian pemerintah pusat terhadap kinerja Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia.

"Jangan sampai tidak dibongkar. Kalau tidak ada titik temu, ya kami tetap kembali ke aturan yang berlaku," katanya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update