< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
πŸ‘₯ 13-16K Daily Readers
πŸ“ˆ 200K – 330K Monthly Pageviews
πŸ”₯ 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
πŸ“Š View Rate Card
πŸ’¬ Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

BPBD Banten fokus mitigasi banjir di daerah rawan tambang ilegal

Tuesday, 16 December 2025 | Tuesday, December 16, 2025 WIB | Last Updated 2025-12-16T12:48:06Z


BANTEN KONTAK BANTEN  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memfokuskan upaya mitigasi risiko bencana tanah longsor dan banjir di wilayah rawan tambang ilegal, khususnya di Banten bagian selatan.

“Di peta rawan bencana kami, daerah Citorek sudah masuk kategori zona merah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin di Kota Serang, Selasa.

Ia menyebutkan wilayah seperti Lebak dan Pandeglang memiliki kerentanan tinggi karena kondisi geografis berupa perbukitan dan pegunungan, serta adanya aktivitas tambang bawah tanah yang tidak terkontrol.

“Penambangan dilakukan di bawah tanah, sehingga tanah menjadi kopong. Ketika hujan dengan intensitas tinggi, sangat memungkinkan terjadi longsor,” ujarnya.

Lutfi menambahkan penutupan tambang ilegal merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk menekan risiko bencana.

“Itu bagian dari treatment pemerintah untuk meminimalisir potensi bencana di wilayah-wilayah tersebut,” katanya.

Sementara itu potensi banjir diperkirakan terjadi di wilayah Tangerang Raya, Serang, dan sekitarnya, seiring meningkatnya curah hujan.

BPBD terus memperkuat pemantauan dan koordinasi lintas sektor guna memastikan upaya mitigasi berjalan efektif.

BPBD Provinsi Banten menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi mulai 15 Desember hingga sekitar awal Maret, menyusul meningkatnya potensi banjir dan tanah longsor.

“Kita di Banten ini sudah masuk ke dalam zona siaga bencana hidrometeorologi,” kata Lutfi

Ia menjelaskan penetapan status tersebut merujuk pada rilis BMKG yang menyatakan Banten telah memasuki musim hujan dengan durasi sekitar tiga bulan ke depan, serta telah adanya penetapan siaga bencana di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang.

“Berdasarkan data dan regulasi yang ada, Provinsi Banten harus menetapkan status siaga bencana,” ujarnya.

Dengan status siaga tersebut, lanjutnya, seluruh unsur terkait diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk BPBD, TNI, Polri, PMI, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim).

Penetapan ini diharapkan dapat memperkuat langkah antisipasi dan mempercepat respons apabila terjadi bencana di wilayah Banten.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update