< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

“Prabowo: Krisis Global Justru Jadi Peluang Indonesia Perkuat Swasembada Pangan dan Energi”

Kamis, 12 Maret 2026 | Kamis, Maret 12, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-12T04:07:39Z

 

Presiden Prabowo pada acara HUT 1 tahun Danantara. Foto : Ist

JAKARTA, KONTAK BANTEN – Presiden Prabowo Subianto menilai kondisi dunia saat ini tengah diliputi ketidakpastian akibat berbagai konflik geopolitik yang berpotensi memicu krisis global. Meski demikian, ia memandang situasi tersebut sebagai momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian nasional.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara tasyakuran hari ulang tahun pertama Danantara Indonesia di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa krisis global tidak selalu berdampak negatif. Sebaliknya, situasi tersebut dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis nasional, khususnya di sektor pangan dan energi.

Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa bangsa yang mampu bertahan dan berkembang di tengah krisis adalah bangsa yang memiliki kesiapan serta kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan.

Karena itu, pemerintah berupaya menjadikan dinamika global saat ini sebagai batu loncatan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Prabowo juga menyampaikan optimisme terhadap potensi besar yang dimiliki Indonesia, terutama dari sisi kekayaan sumber daya alam. Ia bahkan menyebut kondisi krisis global saat ini sebagai blessing in disguise atau berkah tersembunyi yang dapat mendorong percepatan pembangunan nasional.

Di sektor pangan, pemerintah menargetkan perluasan program swasembada pangan, tidak hanya terbatas pada komoditas beras, tetapi juga mencakup komoditas strategis lain seperti jagung dan berbagai bahan pangan pokok lainnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Sementara itu, di sektor energi, pemerintah terus mendorong pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik. Salah satu yang dikembangkan adalah bahan bakar nabati yang berasal dari kelapa sawit maupun singkong sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak impor.

Prabowo juga menyoroti keberhasilan Indonesia dalam mengurangi ketergantungan impor solar melalui pengembangan program biodiesel berbasis kelapa sawit.

Selain itu, pemerintah juga akan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan, seperti panas bumi dan tenaga surya, yang dinilai memiliki potensi sangat besar di Indonesia.

Ia menyebut Indonesia memiliki cadangan energi panas bumi terbesar kedua di dunia, namun pemanfaatannya masih belum optimal.

Untuk mempercepat transisi energi, pemerintah juga menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Prabowo, pengembangan energi terbarukan dan program elektrifikasi nasional akan menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian energi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil di masa mendatang.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update