Sleman KONTAK BANTEN – Pemerintah Kalurahan Condongcatur mencatat sejarah baru di Kabupaten Sleman dengan mengukuhkan sebanyak 828 pengurus RT dan RW untuk masa bakti 2026–2031 secara serentak.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Auditorium UPN “Veteran” Yogyakarta dan dihadiri jajaran pejabat daerah serta unsur Forkopim kapanewon. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah progresif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar bagi para pengurus RT dan RW.
“Ini bukan sekadar jabatan seremonial, tapi awal tanggung jawab. RT dan RW harus hadir di tengah warga, bukan hanya sekadar urusan tanda tangan surat, tapi menjadi solusi atas masalah di lingkungan,” ujarnya.
Prinsip Pelayanan kepada Warga
Reno menekankan empat prinsip utama yang harus dipegang oleh pengurus RT dan RW dalam menjalankan tugasnya, yaitu:
- Guyub atau kebersamaan
- Cepat tanggap terhadap permasalahan warga
- Komunikasi yang baik
- Ketulusan dalam melayani
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang bersedia mengemban amanah sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah kalurahan.
Menurutnya, para pengurus tampil kompak mengenakan seragam lurik sebagai simbol kesatuan dan identitas budaya dalam melayani masyarakat.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Kalurahan Condongcatur dalam menata struktur RT dan RW secara menyeluruh.
“Jabatan RT/RW itu pengabdian, bukan kekuasaan. Layani warga dengan tulus, jadilah jembatan antara warga dan pemerintah. Jangan sampai ada warga yang tidak terdata atau tertinggal program bantuan,” tegasnya.
Inovasi Penataan Struktur RT/RW
Sementara itu, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Agung Armawanta, menilai langkah tersebut sebagai inovasi yang patut dicontoh oleh daerah lain.
Ia menjelaskan, jumlah pengurus yang dikukuhkan menjadi yang terbanyak di Kabupaten Sleman karena tidak hanya ketua RT/RW yang dilantik, tetapi juga sekretaris dan bendahara.
“Inovasi ini membuat struktur organisasi lebih jelas, pembagian tugas lebih terarah, dan akuntabilitas keuangan lebih terjamin sejak awal,” ungkapnya.
Pengukuhan serentak ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat lingkungan serta memperkuat peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan dalam menjangkau kebutuhan masyarakat secara langsung.***

.gif)