< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Evakuasi Helikopter Jatuh di Sekadau, TNI Kerahkan Ratusan Prajurit, 8 Korban Ditemukan

Jumat, 17 April 2026 | Jumat, April 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-17T15:25:58Z

 

 

SEKADAU KONTAK BANTEN – Proses evakuasi korban kecelakaan helikopter Airbus H130 dengan nomor registrasi PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berlangsung dramatis. Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan ratusan prajurit untuk membantu tim pencarian dan pertolongan (SAR) mengevakuasi korban di medan hutan dan perbukitan yang sulit dijangkau.

Helikopter tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak, sebelum akhirnya ditemukan sekitar tiga kilometer dari titik terakhir komunikasi. Lokasi jatuhnya berada di kawasan perbukitan Bukit Puntak, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman.

Operasi evakuasi melibatkan berbagai satuan, di antaranya Poskotis Korem 121/Alambhana Wanawai, Yonif TP 833/BD, Yonif 642/Kapuas, serta Kodim 1204/Sanggau. Selain itu, TNI Angkatan Udara turut mengerahkan satu unit helikopter Super Puma guna mempercepat mobilisasi personel di lokasi.

Asisten Operasi (Asops) Kasdam XII/Tanjungpura, Kolonel Infanteri Ahmad Daud Harahap, menegaskan bahwa TNI berkomitmen penuh dalam mendukung misi kemanusiaan tersebut.

“Seluruh jajaran telah diarahkan untuk membantu pelaksanaan pencarian dan evakuasi secara maksimal,” ujarnya.

Titik jatuhnya helikopter pertama kali ditemukan oleh tim dari Yonif TP 833/BD yang dipimpin Mayor Infanteri Ikhwan. Penemuan ini menjadi titik terang dalam proses pencarian yang sempat terkendala kondisi geografis ekstrem.

Evakuasi dilakukan pada Jumat dini hari, 17 April 2026 sekitar pukul 00.04 WIB. Sebanyak delapan jenazah, yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang, dievakuasi menggunakan kantong jenazah Basarnas.

Karena medan yang berat dan tidak dapat dilalui kendaraan, proses evakuasi dilakukan secara manual dengan cara dipikul oleh para prajurit menyusuri hutan dan perbukitan. Perjalanan menuju posko memakan waktu berjam-jam.

Seluruh korban kemudian dibawa ke posko SAR gabungan yang berada di Gereja Katolik Santo Yohanes, Dusun Gandis. Pada pukul 06.30 WIB, seluruh jenazah beserta barang-barang korban, termasuk kotak hitam (black box), telah tiba di lokasi tersebut.

Selanjutnya, delapan jenazah dievakuasi menggunakan delapan unit ambulans menuju RS Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Proses evakuasi secara keseluruhan memakan waktu sekitar 6,5 jam akibat kondisi medan yang terjal serta keterbatasan akses transportasi.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan helikopter masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas terkait akan melakukan investigasi mendalam melalui analisis kotak hitam yang telah ditemukan di lokasi kejadian.

TNI menegaskan akan terus mendukung penuh setiap operasi kemanusiaan, termasuk dalam proses evakuasi lanjutan dan investigasi, serta memperkuat sinergi dengan seluruh unsur terkait demi memastikan keselamatan masyarakat.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update