Pandeglang,Kontak Banten – Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, secara resmi membuka Open Turnamen Catur Dimyati Cup 2026 yang berlangsung di kawasan wisata alam Pesona Curug Goong, tepatnya di Desa Kurung Kambing, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (25/4/2026).
Turnamen ini merupakan penyelenggaraan perdana pada tahun 2026 dan langsung menarik antusiasme tinggi dengan diikuti ratusan atlet catur dari berbagai daerah di Provinsi Banten hingga wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Percasi sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pembinaan atlet catur di Indonesia.
Dalam sambutannya, Dimyati Natakusumah menyampaikan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembentukan karakter, khususnya bagi generasi muda.
“Catur bukan sekadar permainan, tetapi sarana pembelajaran kehidupan. Permainan ini mengajarkan kesabaran, ketelitian, dan strategi dalam mengambil keputusan,” ujar Dimyati usai membuka acara.
Ia menekankan bahwa dalam permainan catur, kemenangan tidak ditentukan oleh kecepatan semata, melainkan oleh perencanaan matang dan kemampuan membaca langkah ke depan.
“Catur mengajarkan kita untuk tidak tergesa-gesa. Harus sabar dalam menyerang, sabar dalam bertahan, dan sabar dalam menentukan langkah. Ini menjadi pelajaran penting dalam kehidupan,” katanya.
Turnamen Dimyati Cup mencakup berbagai kategori usia, termasuk kategori junior. Hal ini menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet sejak dini sekaligus investasi dalam menciptakan generasi unggul di bidang olahraga catur.
Selain itu, Dimyati juga menyoroti filosofi dalam permainan catur, di mana bidak kecil atau pion memiliki peluang untuk berkembang menjadi lebih kuat jika dimainkan dengan strategi yang tepat.
“Bidak kecil bisa menjadi kuat bahkan menentukan kemenangan. Ini menggambarkan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berkembang dan sukses,” tambahnya.
Keunikan turnamen ini terletak pada konsep penyelenggaraannya yang dilakukan di ruang terbuka, tepatnya di kawasan wisata Curug Goong yang dikenal dengan suasana sejuk dan alami. Menurut Dimyati, hal ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memberikan kenyamanan bagi para peserta.
“Konsep turnamen di alam terbuka sangat baik. Selain bertanding, peserta juga bisa menikmati wisata alam, sehingga lebih rileks dan fokus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Banten berencana menjadikan Open Turnamen Catur Dimyati Cup sebagai agenda tahunan. Selain untuk meningkatkan prestasi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong sektor pariwisata daerah.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang adu strategi bagi pecatur pemula hingga tingkat master, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar peserta serta memperkuat karakter generasi muda melalui olahraga yang sederhana dan terjangkau oleh semua kalangan.

.gif)