< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Wagub Banten Achmad Dimyati Buka Seba Baduy 2026 di Serang, 2.000 Warga Ikuti Tradisi Jalan Kaki Sakral

Sabtu, 25 April 2026 | Sabtu, April 25, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-25T11:13:07Z

 

 

SERANG KONTAK BANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah resmi membuka rangkaian Seba Baduy 2026 di Alun-Alun Barat Kota Serang, Jumat (24/4/2026).

Sekitar 2.000 warga Suku Baduy dijadwalkan mengikuti tradisi tahunan ini. Seba Baduy merupakan ritual sakral pasca panen yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus sarana mempererat hubungan antara masyarakat adat dengan pemerintah daerah.

Tradisi Jalan Kaki: Simbol Keteguhan Adat

Tradisi Seba Baduy bukan sekadar seremoni budaya. Lebih dari itu, ritual ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang dipegang teguh oleh masyarakat Baduy.

Warga berjalan kaki dari Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, menuju Rangkasbitung hingga Kota Serang. Perjalanan panjang tersebut menjadi simbol kesederhanaan hidup, ketaatan terhadap adat, serta harmoni dengan alam.

“Ini yang harus diteladani,” ujar Dimyati dalam sambutannya.

Filosofi Hidup Sederhana Masyarakat Baduy

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati menyoroti filosofi hidup masyarakat Baduy yang dinilai relevan di tengah arus modernisasi saat ini. Nilai-nilai tersebut antara lain:

  • Menjaga kelestarian hutan, sungai, dan lingkungan
  • Hidup sederhana tanpa ketergantungan teknologi
  • Disiplin serta teguh memegang adat istiadat

Menurutnya, prinsip hidup tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat luas agar tidak melupakan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Rangkaian Tiga Hari Penuh Budaya

Seba Baduy 2026 digelar selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026, dengan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat luas:

Hari Pertama:
Pasar kerajinan, UMKM, diskusi budaya, serta pertunjukan seni tradisional

Hari Kedua:
Kedatangan warga Baduy dan karnaval Rampak Seba Nusantara

Hari Ketiga:
Prosesi Mumuluk dan penutupan acara

Komitmen Pemerintah Jaga Adat

Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan masyarakat Baduy tanpa melakukan intervensi terhadap adat dan tradisi mereka.

Bagi pemerintah, Seba Baduy bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan warisan budaya yang harus dilindungi dan dijaga keasliannya.

Di tengah derasnya arus globalisasi, pesan dari masyarakat Baduy tetap sederhana namun kuat: hidup secukupnya, menjaga alam, dan setia pada nilai-nilai adat. Sebuah pelajaran yang dinilai semakin relevan di masa kini.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update