< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

4 Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Sunter Agung Jakarta Utara, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 | Rabu, Mei 13, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-13T11:12:33Z

 


JAKARTA KONTAK BANTEN –Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Agung Perkasa 4 RT 04 RW 016, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (13/5/2026) dini hari. Peristiwa tragis tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia setelah terjebak kobaran api yang dengan cepat membesar di dalam bangunan.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 04.00 WIB. Asap hitam pekat terlihat keluar dari lantai dua rumah warga sehingga memicu kepanikan warga sekitar. Kobaran api yang terus membesar membuat penghuni rumah sulit menyelamatkan diri.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan objek yang terbakar merupakan rumah tinggal milik warga di kawasan padat penduduk tersebut.

“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal,” ujar Gatot dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Empat korban meninggal dunia diketahui berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50). Seluruh korban diduga terjebak di dalam rumah saat api dengan cepat melalap bagian bangunan.

Sementara itu, dua penghuni lainnya berinisial L (22) dan E (27) berhasil selamat. Meski demikian, keduanya mengalami syok akibat peristiwa kebakaran yang menewaskan anggota keluarganya tersebut.

Menurut keterangan petugas, warga sekitar bersama petugas keamanan sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api terus membesar sehingga tidak dapat dikendalikan.

Petugas keamanan kemudian mendatangi Pos Pemadam Sunter Podomoro guna meminta bantuan penanganan kebakaran. Tak lama berselang, sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel diterjunkan ke lokasi kejadian.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah membakar sebagian besar bangunan rumah. Petugas akhirnya berhasil melokalisir api sekitar pukul 05.25 WIB. Sementara proses pendinginan dan pemadaman total dinyatakan selesai pada pukul 06.20 WIB.

Pihak Gulkarmat menduga kebakaran dipicu korsleting atau gangguan instalasi listrik di dalam rumah.

“Dugaan sementara akibat fenomena listrik,” kata Gatot.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp855 juta. Setelah proses pemadaman selesai, petugas memastikan kondisi lokasi telah aman dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran, terutama saat dini hari ketika penghuni sedang tertidur.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update