< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Ungkap Rp39 Triliun Dana Misterius Mengendap di Rekening, Negara Siap Ambil Alih

Rabu, 13 Mei 2026 | Rabu, Mei 13, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-13T11:38:18Z

 


 

JAKARTA KONTAK BANTEN Prabowo Subianto mengungkap adanya dana sekitar Rp39 triliun yang tersimpan di sejumlah rekening bank tanpa kejelasan pemilik maupun ahli waris. Dana tersebut diduga berkaitan dengan tindak korupsi dan kejahatan lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan dana sitaan sebesar Rp10,2 triliun oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Presiden mengatakan, uang tersebut diduga milik koruptor atau pelaku kriminal yang telah melarikan diri ke luar negeri atau meninggal dunia sehingga rekening mereka menjadi tidak aktif dan tidak pernah diurus kembali.


Poin-Poin Penting Pernyataan Prabowo

1. Ada Dana Rp39 Triliun yang Tidak Jelas Pemiliknya

Prabowo mengaku menerima laporan mengenai keberadaan dana sekitar Rp39 triliun yang mengendap di rekening-rekening bank tanpa identitas kepemilikan yang jelas.

Menurutnya, dana itu sudah lama tidak bergerak dan tidak pernah diklaim.

“Saya mendapat laporan ada kurang lebih Rp39 triliun uang-uang yang tidak jelas,” kata Prabowo.


2. Diduga Berasal dari Koruptor dan Pelaku Kriminal

Presiden menyebut dana tersebut diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana korupsi maupun kejahatan lainnya.

Ia mengatakan, pemilik rekening kemungkinan:

  • melarikan diri ke luar negeri,
  • meninggal dunia,
  • atau sengaja meninggalkan rekening agar tidak terlacak aparat.

3. Banyak Rekening Diduga Menggunakan Nama Orang Lain

Prabowo juga menyinggung kemungkinan para pelaku menyimpan uang menggunakan nama pihak lain, seperti:

  • keluarga,
  • kerabat,
  • pasangan,
  • atau orang kepercayaan.

Akibatnya, ahli waris maupun pihak yang namanya digunakan diduga tidak mengetahui keberadaan dana tersebut.

“Mungkin banyak yang memakai nama istri muda atau pihak lain,” ujarnya.


4. Negara Akan Mengambil Alih Jika Tidak Ada Klaim

Pemerintah menegaskan akan memberi kesempatan kepada pihak yang merasa memiliki hak atas dana tersebut untuk melakukan klaim sesuai prosedur hukum.

Namun jika dalam waktu tertentu tidak ada pihak yang datang atau mampu membuktikan kepemilikan, negara akan mengambil alih dana tersebut.

Dana itu nantinya disebut akan dialokasikan untuk kepentingan rakyat dan program negara.

“Kalau sudah bertahun-tahun tidak diurus, negara akan ambil dan kita pindahkan untuk rakyat,” tegas Prabowo.


Total Dana yang Diamankan Diperkirakan Rp49 Triliun

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut total dana dan aset yang berhasil diamankan negara diperkirakan mencapai Rp49 triliun.

Jumlah tersebut terdiri dari:

  • Rp39 triliun dana misterius yang mengendap di rekening,
  • Rp10,2 triliun dana sitaan Satgas PKH,
  • serta tambahan aset lain yang masih dalam proses penertiban.

Pemerintah Belum Buka Detail Rekening

Hingga saat ini pemerintah belum mengungkap:

  • daftar rekening,
  • identitas pemilik,
  • asal bank,
  • maupun mekanisme hukum rinci terkait pengambilalihan dana tersebut.

Namun pemerintah diperkirakan akan melibatkan:

  • aparat penegak hukum,
  • otoritas perbankan,
  • serta lembaga pengawas transaksi keuangan untuk menelusuri asal-usul dana tersebut lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena nilainya sangat besar dan berkaitan dengan dugaan praktik korupsi serta pencucian uang yang selama ini sulit dilacak.karena nilainya sangat besar dan berkaitan dengan dugaan praktik korupsi serta pencucian uang yang selama ini sulit dilacak.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update