< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Dandim 0603/Lebak Tinjau Lokasi Banjir di Cipanas dan Sajira, Pastikan Penanganan Berjalan Cepat

Minggu, 17 Mei 2026 | Minggu, Mei 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-17T10:44:16Z

 

Dandim 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. (Foto: Istimewa)

 

LEBAK KONTAK BANTEN  – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0603/Lebak Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Cipanas dan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (16/5/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi bersama seluruh unsur terkait di lapangan.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak terjadi akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap ke permukiman warga dan merendam sejumlah fasilitas umum.

Dandim Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Maksimal

Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata memantau langsung kondisi warga, titik banjir, serta proses penanganan yang dilakukan petugas gabungan.

Selain itu, personel Kodim 0603/Lebak juga diterjunkan untuk membantu proses evakuasi warga, membersihkan material sisa banjir, hingga melakukan pengamanan di wilayah terdampak.

“Alhamdulillah air sudah mulai surut. Kami bersama stakeholder terkait langsung turun ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan lancar, cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata saat dihubungi, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu warga yang terdampak bencana alam.

TNI Tetap Siaga Antisipasi Banjir Susulan

Meski kondisi banjir mulai berangsur surut, Dandim menegaskan bahwa pihaknya tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Pasalnya, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Lebak masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Ia meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai maupun daerah rawan longsor.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Selain membantu evakuasi, aparat gabungan juga terus melakukan pemantauan debit air sungai guna mengantisipasi potensi luapan apabila hujan kembali turun.

Sinergi TNI, Polri dan Pemerintah Dinilai Penting

Dandim menilai penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, relawan hingga masyarakat.

Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi faktor penting agar proses penanganan darurat dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Dalam penanganan banjir di wilayah Lebak kali ini, aparat gabungan terlihat melakukan berbagai langkah mulai dari:

  • Evakuasi warga terdampak
  • Pendataan kerusakan
  • Pengamanan lokasi bencana
  • Distribusi bantuan darurat
  • Pembersihan material sisa banjir
  • Pemantauan kondisi sungai

BPBD Catat Lima Kecamatan Terdampak

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat sedikitnya lima kecamatan terdampak banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 37 rumah warga terdampak banjir dan longsor.

Selain merendam rumah warga, bencana juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, di antaranya:

  • Satu pondok pesantren hanyut
  • Satu musala terendam banjir
  • Dua jembatan mengalami kerusakan
  • Jalan usaha tani terdampak
  • Bangunan bronjong rusak
  • Tembok penahan tanah (TPT) roboh
  • Saluran irigasi ambruk

Kerusakan tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat sempat terganggu, terutama akses transportasi dan kegiatan pertanian warga.

Warga Diminta Tetap Waspada

Pemerintah daerah bersama aparat gabungan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.

Warga diminta segera melapor kepada aparat desa maupun petugas kebencanaan apabila melihat tanda-tanda bahaya seperti:

  • Debit sungai meningkat drastis
  • Tebing mengalami retakan
  • Pohon mulai miring
  • Arus sungai semakin deras
  • Curah hujan tinggi berlangsung lama

Dandim berharap kondisi wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat yang terdampak banjir diberikan kekuatan menghadapi musibah tersebut.

“Semoga kondisi segera normal kembali dan masyarakat tetap diberikan keselamatan,” tandasnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update