PANDEGLANG KONTAK BANTEN Kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kabupaten Pandeglang mulai dikeluhkan masyarakat. Sejumlah warga mengaku harga kebutuhan dapur mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Meski demikian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten memastikan kondisi harga masih dalam batas wajar dan belum melampaui Harga Acuan Pokok (HAP).
Kepala Disperindag Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan hasil pemantauan di sejumlah pasar menunjukkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas pangan.
“Memang ada beberapa yang mengalami kenaikan tetapi masih dalam HAP, harga acuan pokok,” ujar Iwan Hermawan saat diwawancarai, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai rawit merah, daging ayam, daging sapi, serta minyak goreng subsidi MinyaKita. Sementara itu, harga telur ayam justru mengalami penurunan dibanding sebelumnya.
Menurut Iwan, kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha. Kondisi tersebut membuat sejumlah kebutuhan pokok cepat habis di pasaran, terutama MinyaKita.
“Untuk MinyaKita sebenarnya sudah dipasok oleh Bulog, tetapi langsung habis sebelum satu minggu karena permintaannya tinggi,” katanya.
Ia menilai masyarakat saat ini lebih memilih minyak goreng dengan harga lebih murah dibanding produk lainnya. Faktor ekonomi menjadi alasan utama tingginya permintaan terhadap MinyaKita.
“Secara psikologis masyarakat pasti memilih minyak goreng yang lebih murah,” ujarnya.
Selain itu, kebutuhan rumah tangga yang meningkat menjelang Idul Adha juga turut memicu lonjakan pembelian bahan pokok di pasar tradisional.
Untuk mengantisipasi kelangkaan stok, Disperindag Provinsi Banten telah meminta Bulog kembali menambah distribusi MinyaKita ke pasar-pasar di wilayah Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang.
“Kita sudah minta agar Bulog men-supply lagi MinyaKita,” kata Iwan.
Pemerintah berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil hingga Hari Raya Idul Adha sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas perdagangan di pasar berjalan normal.

.gif)