![]() |
| Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat,Wali Kota Sachrudin serta Gubernur Banten Andra Soni |
TANGERANG KONTAK BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan perusahaan pada momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 tingkat Provinsi Banten.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sachrudin saat menghadiri penutupan rangkaian kegiatan May Day 2026 yang berlangsung di Aston Tangerang Hotel & Conference Center, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, serta Gubernur Banten Andra Soni bersama unsur serikat pekerja, pelaku usaha, dan perwakilan pemerintah daerah.
May Day Jadi Momentum Persatuan Buruh dan Pemerintah
Dalam sambutannya, Sachrudin mengapresiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KSPSI Provinsi Banten atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan May Day 2026 yang berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Menurutnya, peringatan Hari Buruh bukan hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi kaum pekerja, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat.
“Peringatan May Day di Kota Tangerang bukan hanya menjadi momentum menyampaikan aspirasi, tetapi juga mempererat kebersamaan antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha,” ujar Sachrudin.
Ia menilai suasana kondusif selama pelaksanaan May Day menunjukkan kedewasaan para pekerja dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.
Hubungan Industrial Harmonis Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Sachrudin menjelaskan, hubungan industrial yang harmonis merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Menurutnya, pekerja dan perusahaan memiliki hubungan saling membutuhkan yang harus dijaga secara seimbang.
Pekerja membutuhkan perusahaan yang sehat agar memperoleh kepastian pekerjaan dan kesejahteraan. Sebaliknya, perusahaan juga membutuhkan tenaga kerja yang produktif, profesional, dan memiliki semangat kerja tinggi.
“Kolaborasi antara pekerja dan perusahaan menjadi fondasi penting dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang sehat dan berdaya saing,” katanya.
Ia menambahkan, jika hubungan antara pekerja dan perusahaan berjalan baik, maka investasi akan tumbuh, lapangan kerja meningkat, dan kesejahteraan masyarakat juga ikut terdorong.
Pemkot Tangerang Komitmen Jaga Iklim Investasi
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus menjaga stabilitas daerah agar tetap nyaman bagi dunia usaha maupun para pekerja.
Menurutnya, Kota Tangerang sebagai salah satu daerah penyangga ibu kota memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, kondisi ketenagakerjaan yang aman dan kondusif harus terus dipertahankan.
Pemerintah Kota Tangerang, lanjut Sachrudin, terus mendorong terciptanya komunikasi yang baik antara serikat pekerja, perusahaan, dan pemerintah guna mencegah terjadinya konflik industrial.
“Kami ingin Kota Tangerang menjadi daerah yang aman untuk bekerja, nyaman untuk berusaha, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pekerja Diminta Tingkatkan Kompetensi dan Solidaritas
Selain menyoroti hubungan industrial, Sachrudin juga mengajak seluruh pekerja untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
Ia menilai perkembangan teknologi dan perubahan industri saat ini menuntut pekerja untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan diri.
Karena itu, para pekerja diminta menjaga semangat kerja, memperkuat solidaritas positif, serta meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di era modern.
“Kami berharap para pekerja terus meningkatkan kemampuan diri, menjaga semangat kerja, dan memperkuat solidaritas yang positif,” katanya.
Simbol Sinergi Pemerintah, Buruh, dan Dunia Usaha
Peringatan May Day 2026 tingkat Provinsi Banten tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, serikat pekerja, dan dunia usaha dalam membangun iklim ketenagakerjaan yang sehat, produktif, dan berkeadilan.
Selain menjadi ruang silaturahmi antarpekerja, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis demi mendukung pembangunan ekonomi di Provinsi Banten.

.gif)