< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Panen Raya Melon di Lebak Jadi Sinyal Penguatan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani

Jumat, 15 Mei 2026 | Jumat, Mei 15, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-15T01:50:06Z

 

LEBAK KONTAK BANTEN  – Hamparan kebun melon di Desa Cipadang, Kecamatan Cileles, Kamis (14/5/2026), bukan sekadar lokasi panen raya biasa. Di tengah isu ketahanan pangan nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mulai menunjukkan arah baru bahwa sektor pertanian tidak lagi dipandang sebagai pelengkap pembangunan, melainkan menjadi sektor utama yang harus diperkuat.

Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya hadir langsung dalam kegiatan Panen Raya Melon Golden Margawana Mulya yang digelar bersama Kamar Dagang dan Industri Banten atau Kadin Banten.

Kehadiran pemerintah daerah bersama pelaku usaha dalam agenda pertanian tersebut dinilai menjadi sinyal adanya upaya membangun kolaborasi yang lebih konkret untuk memperkuat sektor pangan dan ekonomi masyarakat desa.

Lebak Dinilai Punya Potensi Besar di Sektor Pertanian

Dalam kesempatan itu, Hasbi menegaskan bahwa Kabupaten Lebak memiliki posisi strategis sebagai daerah dengan basis pertanian yang kuat. Karena itu, Lebak dinilai harus mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi fokus pemerintah pusat.

“Ketahanan pangan tidak cukup hanya dibicarakan. Daerah seperti Lebak harus mampu membuktikan bahwa sektor pertanian bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus penopang kebutuhan pangan nasional,” kata Hasbi.

Menurutnya, komoditas hortikultura seperti melon memiliki peluang ekonomi yang cukup menjanjikan. Selain nilai jual yang relatif tinggi, permintaan pasar terhadap buah melon juga terus meningkat.

Jika dikelola secara serius dan berkelanjutan, komoditas tersebut diyakini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi para petani di Lebak.

Kadin Banten Dorong Pertanian Berorientasi Bisnis

Hasbi juga mengapresiasi keterlibatan Kadin Banten dalam pengembangan sektor pertanian daerah. Ia menilai dukungan dunia usaha sangat penting agar program ketahanan pangan tidak berhenti hanya sebagai seremoni atau program jangka pendek.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Banten, Amal Jayabaya mengatakan pihaknya ingin mendorong sektor pertanian di Lebak agar lebih produktif dan memiliki orientasi bisnis yang jelas.

Menurut Amal, ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk dunia usaha yang mampu membantu pengembangan pasar dan peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

“Kami ingin pertanian di Lebak tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga bagaimana hasilnya memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pertanian Modern Diharapkan Tarik Generasi Muda

Panen raya melon tersebut juga menjadi gambaran bahwa sektor pertanian di Lebak mulai diarahkan pada komoditas bernilai ekonomi tinggi, bukan hanya tanaman pangan konvensional semata.

Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat membuka peluang investasi pertanian sekaligus menarik minat generasi muda untuk kembali melihat pertanian sebagai sektor yang modern, produktif, dan menjanjikan secara ekonomi.

Dengan dukungan pemerintah dan dunia usaha, sektor pertanian di Lebak diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional di masa depan.


Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update