< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Sebut Jadi Simbol Perjuangan Buruh dan Kaum Lemah

Minggu, 17 Mei 2026 | Minggu, Mei 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-17T00:36:03Z

 


 

NGANJUK KONTAK BANTEN – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dalam sambutannya, Kepala Negara menyebut pendirian museum yang didedikasikan untuk perjuangan kaum buruh tersebut sebagai peristiwa langka, bahkan mungkin baru pertama kali terjadi di dunia.

Menurut Presiden, selama ini perjuangan para pekerja dan buruh jarang diabadikan dalam bentuk museum atau ruang sejarah khusus. Karena itu, kehadiran Museum Marsinah dinilai memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah perjuangan buruh di Indonesia.

“Ini mungkin peristiwa yang langka. Mungkin di seluruh dunia baru sekarang ada museum buruh,” ujar Prabowo dalam peresmian museum tersebut.

Presiden menegaskan bahwa Museum Marsinah bukan hanya tempat menyimpan benda-benda sejarah semata. Lebih dari itu, museum tersebut dibangun sebagai simbol perjuangan, keberanian, dan pengingat terhadap perjuangan rakyat kecil dalam memperjuangkan hak-haknya.

“Museum ini didirikan sebagai lambang serta tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang,” kata Presiden.

Marsinah Dinilai Jadi Simbol Perjuangan Kaum Lemah

Dalam pidatonya, Prabowo menilai sosok Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil yang tidak memiliki kekuasaan namun tetap berani memperjuangkan keadilan.

Menurutnya, perjuangan Marsinah tidak hanya mewakili kaum buruh, tetapi juga seluruh kelompok masyarakat lemah yang sering menghadapi ketidakadilan sosial.

“Perjuangan tersebut adalah lambang dari perjuangan semua mereka yang berada di pihak yang lemah, baik orang-orang miskin maupun yang tidak punya kekuasaan,” ujarnya.

Presiden juga menilai perjuangan Marsinah menjadi pengingat bahwa negara harus hadir melindungi hak-hak pekerja serta memastikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Singgung Tragedi Pembunuhan Marsinah

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyinggung tragedi pembunuhan Marsinah yang terjadi saat aktivis buruh tersebut memperjuangkan hak-hak pekerja pabrik tempatnya bekerja.

Marsinah dikenal sebagai buruh perempuan yang aktif memperjuangkan hak pekerja pada era Orde Baru. Kasus kematiannya pada tahun 1993 menjadi salah satu tragedi pelanggaran hak asasi manusia yang menyita perhatian publik nasional maupun internasional.

Menurut Presiden, tragedi tersebut merupakan tindakan keji yang seharusnya tidak pernah terjadi di negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan keadilan sosial.

“Sesungguhnya pembunuhan Marsinah merupakan peristiwa yang keji. Dia memperjuangkan kaum buruh pabrik sehingga seharusnya itu tidak perlu terjadi,” tegas Prabowo.

Museum Marsinah Jadi Pengingat Sejarah Buruh Indonesia

Keberadaan Museum Marsinah diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai perjuangan buruh di Indonesia.

Museum tersebut juga dinilai dapat menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan kaum pekerja dalam memperoleh hak-haknya, termasuk hak atas upah layak, perlindungan kerja, dan keadilan sosial.

Peresmian museum ini mendapat perhatian luas karena dianggap sebagai bentuk pengakuan negara terhadap sejarah panjang perjuangan buruh Indonesia yang selama ini jarang mendapatkan ruang dalam narasi sejarah nasional.

Selain menjadi tempat memorial bagi Marsinah, museum tersebut diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran tentang hak asasi manusia, perjuangan pekerja, serta pentingnya perlindungan terhadap kelompok masyarakat kecil di Indonesia.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update