Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di rumah sakit setempat.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan penumpang melaju dari arah Sidorejo menuju Purwodadi.
Setibanya di perlintasan swadaya di Pulokulon, kendaraan diduga mengalami mati mesin di tengah rel. Pada saat bersamaan, kereta api melaju dengan jarak yang sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak bagian depan kiri kendaraan. Mobil terpental sekitar 20 meter, menabrak tiang, lalu masuk ke area persawahan,” jelasnya.
Rombongan Pengantar Calon Haji
Diketahui, seluruh penumpang dalam mobil merupakan satu keluarga yang hendak menuju pendopo untuk mengantar calon jemaah haji.
Polisi memastikan tidak ada calon haji yang menjadi korban dalam kejadian tersebut, karena mobil yang mengalami kecelakaan merupakan rombongan paling belakang.
Data Korban
Dari sembilan penumpang, empat orang meninggal dunia, yaitu:
- Ny. Dalni (52)
- Muhamad Sakroni (52)
- Naila Dwi K (11)
- Shazia Belvania Mutia (2,5)
Sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka:
- Kardi (60) dan Darwati (56) mengalami luka ringan
- Indah Setyowati (26) dalam kondisi serius dan dirujuk ke RSUD Purwodadi
- Vizba Denada P (10) mengalami nyeri dada
- Jakinem (77) mengalami luka robek pada kaki
Dugaan Penyebab Kecelakaan
Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara menunjukkan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh pandangan terbatas akibat kabut serta kondisi kendaraan yang mati di tengah rel.
Faktor perlintasan tanpa palang pintu resmi juga menjadi perhatian dalam insiden ini.
Penanganan dan Penyelidikan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, sementara pihak berwenang terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api, terutama yang tidak dilengkapi palang pintu resmi.
Pengendara diimbau untuk memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta tidak memaksakan kendaraan melintas jika terdapat risiko gangguan teknis atau jarak kereta yang sudah dekat.

.gif)