“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kita diajarkan menempatkan ketaatan kepada Allah SWT di atas segala-galanya,” ujar Robinsar.
Menurutnya, ibadah kurban juga memiliki nilai sosial dan kemanusiaan yang besar, terutama dalam memperkuat kepedulian terhadap sesama dan semangat gotong royong di tengah masyaraka
“Melalui kurban, kita diajarkan untuk berbagi, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan rasa empati kepada sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Robinsar juga menyinggung pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci yang dinilai menjadi simbol persamaan dan persaudaraan umat Islam di seluruh dunia.
“Ibadah haji mengajarkan tentang persamaan, persaudaraan, dan kebersamaan tanpa membedakan status sosial, jabatan, maupun latar belakang,” ungkapnya.
Atas nama Pemerintah Kota Cilegon, Robinsar turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada masyarakat Kota Cilegon.
Ia berharap semangat keikhlasan dan pengorbanan dalam Iduladha dapat memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga semangat Iduladha membawa keberkahan bagi masyarakat dan Kota Cilegon,” tuturnya.
Kegiatan Salat Iduladha tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat Pemkot Cilegon, tokoh agama, dan ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Cilegon.
Sementara itu, khatib Iduladha, Ustadz Son Haji Irfanudin mengajak jamaah meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai bentuk ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
“Kita diajarkan bahwa pengorbanan dan ketaatan akan melahirkan keberkahan dalam kehidupan,” ujar Ustadz Son Haji.
Pada Iduladha tahun ini, Masjid Agung Cilegon Nurul Ikhlas menerima bantuan hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan 14 ekor kambing dari berbagai pihak.
.gif)