< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Diduga Bacok Anggota Brimob, Dua Oknum DC Diamankan Ke Mapolda Banten

Rabu, 03 Juni 2026 | Rabu, Juni 03, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-03T08:23:30Z

 


 

KOTA SERANG KONTAK BANTEN  – Aksi brutal yang diduga dilakukan sekelompok debt collector (DC) terhadap anggota Kepolisian terjadi di wilayah Legok, Kota Serang, Banten, Selasa (2/6/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, dua anggota Satuan Brimob Polda Banten menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan saat menghadapi upaya penarikan kendaraan yang diduga dilakukan secara paksa.

Akibat kejadian itu, Bripda FD mengalami luka bacok serius pada bagian kepala dan tangan akibat serangan senjata tajam. Sementara rekannya, Bripda AY, mengalami luka pada bagian hidung serta sejumlah luka lecet di tubuhnya akibat pengeroyokan yang dilakukan para pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula pada Selasa sore ketika sekitar 11 orang debt collector yang berasal dari wilayah Tangerang diduga memasuki Kota Serang untuk mencari sebuah kendaraan yang menjadi target penarikan. Kendaraan tersebut diketahui sedang digunakan oleh anggota Satbrimob Polda Banten.

Kelompok debt collector tersebut diduga menyebar ke sejumlah titik di wilayah Serang untuk melacak keberadaan kendaraan yang dicari. Setelah menemukan kendaraan tersebut, mereka kemudian melakukan upaya penarikan.

Namun proses penarikan kendaraan diduga tidak berjalan sesuai prosedur dan memicu ketegangan antara pemilik kendaraan dengan para debt collector. Adu argumentasi yang terjadi di lokasi perlahan berubah menjadi keributan.

Situasi memuncak sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Legok, Kota Serang. Dalam suasana yang semakin memanas, para debt collector diduga melakukan intimidasi terhadap pemilik kendaraan yang merupakan anggota Brimob Polda Banten.

Tak lama kemudian, keributan berubah menjadi bentrokan fisik. Dengan jumlah yang lebih banyak, para pelaku diduga melakukan pengeroyokan terhadap kedua anggota Brimob tersebut.

Saat bentrokan berlangsung, salah seorang pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan menyerang Bripda FD. Korban mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan hingga mengalami pendarahan serius.

Melihat rekannya diserang, Bripda AY berusaha memberikan pertolongan. Namun ia juga menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka pada bagian hidung serta sejumlah luka lecet di tubuhnya akibat pengeroyokan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melerai dan memberikan pertolongan kepada kedua korban. Sebagian warga lainnya segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis. Tim dokter langsung melakukan tindakan terhadap kedua anggota Brimob yang mengalami luka akibat serangan tersebut.

Sementara itu, informasi mengenai insiden tersebut dengan cepat sampai kepada jajaran Brimob Polda Banten. Sejumlah personel kemudian bergerak menuju lokasi untuk membantu penanganan sekaligus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri.

Pengejaran dilakukan hingga ke arah Serang Barat. Dari hasil pengejaran tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial FN dan YS. Keduanya ditangkap bersama kendaraan yang digunakan saat kejadian.

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga menyita satu unit Toyota Fortuner dan satu unit Toyota Avanza yang diduga berkaitan dengan aksi penarikan kendaraan dan pengeroyokan tersebut.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan terhadap anggota Brimob Polda Banten.

"Saat ini kami telah meringkus dua orang pelaku berinisial FN dan YS dari total sebelas orang dan saat ini dalam proses pengembangan. Tadi malam juga sudah diamankan dari TKP yakni satu unit Toyota Fortuner dan satu unit Toyota Avanza," kata Maruli, Rabu (3/6/2026).

Maruli menjelaskan, akibat kejadian tersebut Bripda FD mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan, sedangkan Bripda AY mengalami luka pada bagian hidung serta sejumlah luka lecet di tubuhnya.

"Kedua korban saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten," ujarnya.

Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten masih terus melakukan pengembangan kasus dan memburu sembilan pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan tersebut.

Polisi juga mendalami berbagai informasi yang berkembang, termasuk dugaan adanya pihak tertentu yang membekingi aktivitas kelompok debt collector tersebut. Namun hingga saat ini penyidik masih fokus mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa tersebut.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk aksi premanisme di wilayah hukum Polda Banten.

"Tidak boleh ada perilaku premanisme dalam bentuk apa pun di wilayah hukum Polda Banten, baik yang dilakukan oleh debt collector, mata elang, maupun kelompok lainnya. Tidak boleh ada penganiayaan, penarikan kendaraan secara paksa, ancaman, intimidasi, ataupun perbuatan melawan hukum lainnya," tegasnya.

Ia memastikan seluruh pihak yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

"Kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap setiap pelanggaran hukum yang terjadi," katanya.

Kapolda juga mengingatkan seluruh perusahaan pembiayaan agar menjalankan proses penagihan maupun penarikan kendaraan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk memastikan seluruh persyaratan fidusia telah dipenuhi sebelum melakukan tindakan eksekusi.

Saat ini kondisi kedua anggota Brimob yang menjadi korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Sementara itu, aparat kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku lain yang masih buron guna mengungkap tuntas kasus pembacokan yang menghebohkan masyarakat Banten tersebut.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update