![]() |
| Kapolda Banten Irjen Pol Hengki foto bersama dengan salah satu keluarga anak peserta Operasi Bibir Sumbing di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banten. |
KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Polda Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan bakti kesehatan berupa operasi bibir sumbing gratis bagi anak-anak di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 dan berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banten, Jalan Raya Serang-Pandeglang KM 2, Kota Serang, Kamis (18/6/2026).
Sebanyak 25 anak penderita bibir sumbing dari berbagai daerah di Provinsi Banten mendapatkan layanan operasi secara gratis melalui program yang diselenggarakan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Banten tersebut.
Pelaksanaan kegiatan mendapat perhatian langsung dari Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang hadir meninjau proses operasi dan memberikan dukungan kepada para pasien serta keluarganya. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Ketua Bhayangkari Daerah Banten, serta jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Banten.
Bentuk Pengabdian Polri kepada Masyarakat
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, kegiatan operasi bibir sumbing gratis merupakan salah satu rangkaian bakti kesehatan yang digelar Polda Banten dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80. Program tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan namun memiliki keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, momentum HUT Bhayangkara bukan hanya menjadi perayaan institusi kepolisian, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat.
"Dalam rangka 80 tahun pengabdian Polri untuk masyarakat pada HUT Bhayangkara ke-80, hari ini Polda Banten melalui Bidokkes Polda Banten melaksanakan operasi bibir sumbing kepada anak-anak yang telah datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten sebanyak 25 orang," ujar Kapolda.
Ia menegaskan bahwa Polri ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh warga.
Berikan Harapan Baru bagi Anak-anak
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah orang tua pasien. Dari pertemuan itu, ia mendengar berbagai cerita dan perjuangan keluarga yang selama ini berupaya mencari pengobatan bagi anak-anak mereka yang mengalami bibir sumbing.
Menurut Kapolda, kondisi bibir sumbing bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik anak, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis dan rasa percaya diri mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengungkapkan bahwa salah satu orang tua pasien menceritakan anaknya pernah mengalami perundungan atau bullying di lingkungan sekolah karena kondisi fisik yang dialaminya.
Kondisi tersebut membuat anak merasa minder dan kurang percaya diri saat berinteraksi dengan teman-temannya.
"Mudah-mudahan pelaksanaan operasi ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga yang putra-putrinya mengalami bibir sumbing. Tadi ada cerita bahwa salah satu anak pernah mendapatkan perundungan dari teman-temannya di sekolah hingga merasa minder. Semoga setelah operasi ini mereka tidak malu lagi dan menjadi lebih percaya diri untuk menjalani pendidikan maupun kehidupan mereka ke depannya," ungkap Kapolda.
Menurutnya, keberhasilan operasi ini diharapkan dapat membantu anak-anak menjalani kehidupan yang lebih baik, lebih nyaman dalam berinteraksi sosial, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang cerah.
Operasi Dilakukan oleh Tim Medis Profesional
Program operasi bibir sumbing tersebut melibatkan tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara TK IV Banten yang memiliki kompetensi di bidang bedah dan penanganan kasus bibir sumbing.
Sebelum menjalani operasi, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani proses pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka memenuhi syarat medis dan aman menjalani tindakan operasi.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kondisi fisik, kesehatan umum, hingga konsultasi dengan dokter spesialis yang menangani operasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan terbaik sesuai kebutuhan medis masing-masing.
Ringankan Beban Ekonomi Keluarga
Selain memberikan manfaat kesehatan, program operasi bibir sumbing gratis ini juga dinilai membantu meringankan beban ekonomi keluarga pasien.
Pasalnya, biaya operasi bibir sumbing di fasilitas kesehatan umumnya membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.
Melalui program bakti kesehatan ini, seluruh proses operasi hingga pelayanan medis diberikan tanpa biaya kepada peserta yang telah terdaftar.
Kehadiran program tersebut mendapat sambutan positif dari para orang tua pasien yang merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh Polda Banten.
Rangkaian Kegiatan Sosial HUT Bhayangkara ke-80
Kapolda Banten menjelaskan bahwa operasi bibir sumbing bukan satu-satunya kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.
Polda Banten telah menyiapkan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya yang akan melibatkan masyarakat secara luas.
Di antaranya kegiatan donor darah, khitanan massal, bakti sosial, hingga berbagai program pelayanan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara.
Salah satu agenda yang telah dijadwalkan adalah donor darah dan khitanan massal yang akan dilaksanakan pada 23 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
Wujud Polri Presisi yang Humanis
Kapolda menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang tidak hanya mengedepankan profesionalitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang humanis.
Menurutnya, keberadaan Polri harus mampu memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan.
"Semoga di ulang tahun ke-80 ini Polri semakin Presisi, Polri semakin bermanfaat untuk masyarakat," katanya.
Melalui operasi bibir sumbing gratis tersebut, Polda Banten berharap dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus harapan baru bagi puluhan anak yang selama ini hidup dengan keterbatasan akibat kondisi yang mereka alami.
Lebih dari sekadar tindakan medis, program tersebut menjadi simbol kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polda Banten kembali menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

.gif)