< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Messi Bikin Stadion Football Amerika Jadi ‘Kandang’ Argentina, Albiceleste Menang 3-0 atas Islandia

Rabu, 10 Juni 2026 | Rabu, Juni 10, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-10T12:13:41Z

 


 

ALABAMA – Kehadiran kapten timnas Argentina, Lionel Messi, kembali membuktikan daya tarik luar biasanya di panggung sepak bola dunia. Saat Argentina menghadapi Iceland National Football Team dalam laga uji coba internasional di Jordan-Hare Stadium, Rabu (10/6/2026) pagi WIB, stadion yang biasanya identik dengan football Amerika berubah menjadi lautan warna putih dan biru langit khas Argentina.

Di atas lapangan, Argentina tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Namun di luar hasil pertandingan, sorotan utama justru tertuju kepada sosok Messi yang menjadi magnet utama kehadiran puluhan ribu penonton di stadion berkapasitas lebih dari 88 ribu orang tersebut.

Biasanya, Jordan-Hare Stadium yang merupakan markas tim football Auburn University dipenuhi warna biru tua dan oranye, warna kebanggaan kampus tersebut. Jersey para legenda football seperti Bo Jackson dan Cam Newton kerap mendominasi tribun pada setiap pertandingan.

Namun suasana berbeda terlihat saat Argentina datang ke Alabama. Ribuan pendukung memenuhi stadion dengan mengenakan jersey Albiceleste. Nomor 10 milik Messi menjadi atribut yang paling banyak terlihat di berbagai sudut stadion, mulai dari tribun bawah hingga tribun atas.

Kehadiran jersey Messi dalam berbagai model dan warna menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat Amerika Serikat untuk menyaksikan langsung aksi sang megabintang yang kini berusia 38 tahun.

Sebagai juara dunia dan pemilik delapan gelar Ballon d'Or, Messi memang memiliki daya tarik yang sulit ditandingi pemain lain. Bahkan sebelum pertandingan dimulai, sorak-sorai penonton sudah terdengar ketika ia keluar untuk menjalani sesi pemanasan bersama rekan-rekannya.

Setiap kali wajah Messi muncul di layar raksasa stadion, ribuan penonton langsung memberikan tepuk tangan dan sorakan meriah. Antusiasme tersebut terus berlangsung sepanjang pertandingan meskipun Messi tidak dimainkan sejak menit awal.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memutuskan menyimpan Messi di bangku cadangan pada babak pertama. Meski demikian, perhatian penonton tetap tertuju kepada sang kapten.

Bahkan ketika kamera stadion menyorot Messi yang duduk di area cadangan, sorakan penonton hampir sama meriahnya dengan saat Argentina mencetak gol pembuka melalui Valentín Barco.

Pelatih Islandia, Arnar Gunnlaugsson, mengakui bahwa sebagian besar penonton yang hadir datang untuk melihat aksi Messi secara langsung.

“Dia adalah pemimpin tim dan simbol bagi negaranya. Dia memberikan apa yang diharapkan para penonton. Semua orang datang ke sini untuk melihatnya bermain,” ujar Gunnlaugsson seusai pertandingan.

Demam Messi juga menjangkau kalangan atlet lokal. Quarterback Auburn University, Byrum Brown, terlihat mengenakan jersey Argentina bernomor punggung 10 sebelum pertandingan dimulai.

Memasuki babak kedua, suasana stadion semakin meriah. Para pendukung Argentina mulai menyanyikan chant khusus dan meneriakkan “We Want Messi” sebagai bentuk permintaan agar sang bintang segera dimainkan.

Teriakan tersebut terus menggema dari berbagai penjuru stadion hingga akhirnya Scaloni mengambil keputusan yang ditunggu-tunggu publik.

Momen yang dinantikan itu tiba pada menit ke-70 ketika Messi berdiri di pinggir lapangan untuk melakukan pergantian pemain. Begitu namanya diumumkan sebagai pemain yang masuk, seluruh stadion langsung bergemuruh.

Sebanyak 88.034 penonton yang hadir memberikan sambutan luar biasa kepada sang legenda hidup sepak bola dunia. Sorakan tersebut membuat suasana Jordan-Hare Stadium terasa seperti stadion di Buenos Aires.

Messi tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan kualitasnya. Hanya satu menit setelah masuk ke lapangan, ia langsung menciptakan peluang berbahaya melalui umpan terobosan yang berujung hadiah penalti bagi Argentina.

Sang kapten kemudian maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penalti Messi memperdaya kiper Islandia dan membawa Argentina menggandakan keunggulan.

Gol tersebut kembali memicu ledakan euforia di tribun. Ribuan pendukung berdiri sambil meneriakkan nama Messi yang malam itu menjadi pusat perhatian sejak awal hingga akhir pertandingan.

Argentina akhirnya menutup laga dengan kemenangan telak 3-0 atas Islandia. Namun bagi sebagian besar penonton yang hadir, hasil pertandingan bukanlah satu-satunya cerita yang mereka bawa pulang.

Malam itu menjadi pengalaman spesial karena mereka dapat menyaksikan langsung aksi Lionel Messi, sosok yang selama lebih dari dua dekade menjadi ikon sepak bola dunia. Kehadirannya bahkan mampu mengubah stadion football Amerika menjadi panggung megah yang dipenuhi nuansa Argentina.

Laga di Alabama sekali lagi membuktikan bahwa pesona Lionel Messi tidak hanya hidup di Argentina atau Amerika Selatan, tetapi juga mampu menarik perhatian puluhan ribu penggemar di berbagai belahan dunia. Bagi banyak orang yang hadir di Jordan-Hare Stadium, malam itu bukan sekadar pertandingan persahabatan, melainkan kesempatan langka untuk menyaksikan langsung salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update