< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Evaluasi Haji hingga Kerja Sama Teknologi dan Mineral Kritis

Rabu, 17 Juni 2026 | Rabu, Juni 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-17T10:13:15Z

  


BOGOR KONTAK BANTEN 
– Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis nasional, mulai dari evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 hingga perkembangan kerja sama internasional di bidang teknologi dan mineral kritis.

Sejumlah pejabat yang hadir dalam pertemuan itu di antaranya Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Turut hadir pula Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, serta Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang.

Presiden Terima Laporan Pelaksanaan Haji 2026

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa salah satu agenda utama Presiden adalah menerima laporan terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dari Kementerian Haji dan Umrah serta Tim Pengawas Haji DPR RI.

Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Komisi VIII DPR RI dan Tim Pengawas Haji yang ingin menyampaikan secara langsung hasil pemantauan serta evaluasi pelaksanaan haji tahun ini kepada Presiden.

“Bapak Presiden hari ini ada beberapa agenda. Yang pertama adalah beliau memenuhi permohonan dari Komisi VIII dan sekaligus dari Tim Pengawas Haji dan dari Kementerian Haji untuk melaporkan pelaksanaan haji kita tahun 2026 ini,” kata Prasetyo kepada wartawan.

Laporan tersebut mencakup berbagai aspek penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari pelayanan jemaah, akomodasi, transportasi, hingga evaluasi pelaksanaan di Arab Saudi sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.

Bahas Pengembangan SDM Indonesia

Selain agenda haji, Presiden Prabowo juga meminta laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto terkait program pengembangan sumber daya manusia (SDM) nasional.

Pemerintah saat ini menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional untuk mendukung transformasi ekonomi dan penguasaan teknologi di masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, Brian diminta memaparkan perkembangan program pendidikan, riset, dan pelatihan yang dirancang untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi tantangan global serta kebutuhan industri modern.

Tinjau Kerja Sama Teknologi dan Mineral Kritis

Agenda penting lainnya yang dibahas adalah perkembangan kerja sama Indonesia dengan sejumlah negara di bidang teknologi dan pengelolaan mineral kritis atau logam tanah jarang.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden ingin mendapatkan pembaruan terkait berbagai kesepakatan dan penjajakan kerja sama yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah dengan mitra internasional.

“Update mengenai beberapa kerja sama yang berkaitan dengan masalah teknologi dan mineral kritis atau logam tanah jarang,” ujarnya.

Mineral kritis menjadi salah satu komoditas strategis yang saat ini banyak dibutuhkan untuk industri kendaraan listrik, baterai, energi terbarukan, hingga teknologi tinggi. Indonesia yang memiliki cadangan mineral penting berupaya memperkuat posisinya dalam rantai pasok global melalui berbagai kerja sama internasional.

Hambalang Jadi Lokasi Pembahasan Agenda Strategis

Pertemuan di Hambalang menunjukkan Presiden Prabowo terus melakukan koordinasi langsung dengan para menteri dan pemangku kepentingan terkait berbagai program prioritas pemerintah.

Selain membahas evaluasi penyelenggaraan haji, pertemuan tersebut juga menjadi forum untuk memastikan berbagai agenda strategis nasional, khususnya pengembangan SDM, penguatan teknologi nasional, serta hilirisasi dan pengelolaan mineral kritis, berjalan sesuai arah pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah berharap sinergi antar kementerian dan lembaga dapat mempercepat realisasi berbagai program prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update