< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Targetkan Obat Murah untuk Rakyat, Siapkan Modernisasi 350 Rumah Sakit dan 10.000 Puskesmas

Rabu, 10 Juni 2026 | Rabu, Juni 10, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-10T12:02:45Z

 


 

PESISIR BARAT KONTAK BANTEN– Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terjangkau, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu langkah yang menjadi prioritas pemerintah adalah menyediakan obat-obatan dengan harga murah, khususnya obat generik, agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (10/6/2026).

Menurut Prabowo, pemerintah saat ini tengah menyusun berbagai langkah strategis untuk menekan harga obat dan meningkatkan ketersediaan obat-obatan bagi masyarakat. Ia berharap dalam waktu satu tahun ke depan masyarakat sudah dapat menikmati obat generik dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan saat ini.

“Kita akan mengusahakan obat-obatan kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat,” ujar Prabowo.

Tekankan Pelayanan Bersih dan Bebas Korupsi

Selain menyoroti akses terhadap obat murah, Presiden juga mengingatkan pentingnya integritas dalam penyelenggaraan layanan kesehatan. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah, pengelola rumah sakit, dan tenaga kesehatan untuk menjalankan tugas secara profesional serta menghindari segala bentuk penyimpangan.

Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fasilitas dan penyediaan anggaran, tetapi juga oleh tata kelola yang transparan dan bebas korupsi.

“Saya juga berpesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi pada pelayanan kepada rakyat,” tegasnya.

Prabowo menilai setiap anggaran yang dialokasikan untuk sektor kesehatan harus benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Pemerintah Bangun dan Modernisasi Rumah Sakit

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah sedang menjalankan program besar modernisasi layanan kesehatan nasional. Program itu mencakup pembangunan rumah sakit baru, renovasi fasilitas kesehatan yang sudah ada, serta penyediaan peralatan medis modern di berbagai daerah.

Pada tahun 2025, pemerintah telah membangun 22 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan pembangunan 22 RSUD tambahan.

“Pemerintah telah membangun 22 rumah sakit daerah pada tahun ini dan akan membangun 22 rumah sakit lagi pada tahun depan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan, renovasi, dan modernisasi sebanyak 350 rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota dalam kurun waktu tiga tahun ke depan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mengurangi kesenjangan fasilitas kesehatan antarwilayah.

10.000 Puskesmas Akan Diperbaiki dan Dimodernisasi

Selain rumah sakit, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan layanan kesehatan tingkat pertama melalui puskesmas. Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen memperbaiki dan memodernisasi sekitar 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia.

Program tersebut bertujuan memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat desa dan kecamatan, sehingga masyarakat tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan medis.

Dengan peningkatan fasilitas dan peralatan kesehatan di puskesmas, pemerintah berharap berbagai penyakit dapat ditangani lebih cepat sejak tingkat pelayanan dasar.

Soroti Sulitnya Akses Kesehatan di Daerah

Prabowo mengaku prihatin masih adanya masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil. Ia mencontohkan masih adanya kasus pasien yang meninggal dunia karena terlambat mendapatkan pertolongan medis akibat jarak tempuh menuju rumah sakit yang terlalu jauh.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera diatasi melalui pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih merata dan peningkatan kualitas layanan di daerah.

“Saya prihatin mendengar ada yang meninggal karena pendarahan. Ada ibu yang akan melahirkan tetapi membutuhkan waktu lama untuk sampai ke rumah sakit. Hal-hal seperti ini harus kita atasi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh penanganan medis secara cepat, tepat, dan berkualitas tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan fasilitas.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Penguatan sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui pembangunan rumah sakit, modernisasi puskesmas, penyediaan alat kesehatan modern, hingga program obat murah, pemerintah berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih baik.

Program tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil, sekaligus memastikan setiap warga negara mendapatkan hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update