![]() |
| Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Jatimul Kecamatan Rangkasbitung |
LEBAK KONTAK BANTEN – Proses rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dilaksanakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi bersama PT Agrinas telah resmi selesai. Saat ini, para peserta yang lolos seleksi tengah menjalani pelatihan dan retret selama tiga bulan sebagai persiapan sebelum ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Meski tahapan rekrutmen telah berakhir, Pemerintah Kabupaten Lebak hingga kini belum menerima informasi resmi mengenai jumlah manajer yang akan ditematkan di wilayahnya maupun di Provinsi Banten secara keseluruhan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan seluruh proses seleksi merupakan kewenangan Pemerintah Pusat sehingga pemerintah daerah tidak terlibat dalam perekrutan maupun penentuan peserta yang dinyatakan lolos.
“Perekrutan Manajer Koperasi Desa Merah Putih merupakan kebijakan Kementerian Koperasi dan PT Agrinas. Rekrutmen dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan saat ini prosesnya sudah selesai,” kata Imam Suangsa di Rangkasbitung, Jumat (19/6/2026).
Ribuan Peserta Jalani Pelatihan dan Retret
Setelah dinyatakan lolos seleksi, para calon manajer langsung mengikuti program pelatihan dan retret yang berlangsung selama tiga bulan di sejumlah lokasi sekitar Jakarta.
Program tersebut bertujuan membekali para peserta dengan kemampuan manajerial, tata kelola koperasi, pengembangan usaha, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Para manajer mulai mengikuti pelatihan dan retret selama tiga bulan di beberapa lokasi yang dekat dengan Jakarta,” ujar Imam.
Menurutnya, pembekalan tersebut menjadi tahapan penting sebelum para manajer diterjunkan ke lapangan untuk mengelola koperasi desa yang menjadi bagian dari program strategis pemerintah.
Lebak Belum Dapat Jatah Penempatan
Imam mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi terkait jumlah manajer yang akan ditempatkan di Kabupaten Lebak maupun wilayah Banten.
Pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari Pemerintah Pusat mengenai distribusi tenaga manajerial tersebut.
“Sampai sekarang daerah belum mendapatkan informasi berapa jumlah manajer yang nantinya akan disalurkan ke KDMP di Lebak atau Banten,” katanya.
Ia juga mengaku belum mengetahui berapa kuota yang akan diberikan kepada masing-masing kabupaten dan kota.
“Kami juga belum mengetahui berapa kuota manajer yang akan diberikan,” tambahnya.
Pemerintah Rekrut 30 Ribu Manajer Koperasi
Berdasarkan informasi yang diterima Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Pemerintah Pusat membuka seleksi bagi sekitar 30 ribu calon manajer Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia.
Jumlah tersebut disiapkan untuk mendukung pengelolaan ribuan koperasi desa yang akan dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
“Yang baru kami ketahui, mereka membuka seleksi untuk sekitar 30 ribu manajer koperasi,” ujar Imam.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada informasi mengenai desa-desa yang akan menjadi lokasi penempatan para manajer tersebut.
“Untuk penempatannya di desa mana saja, sampai saat ini belum ada informasinya,” katanya.
Tugas Manajer Perkuat Bisnis dan Tata Kelola Koperasi
Dalam struktur organisasi Koperasi Desa Merah Putih, manajer memiliki peran strategis untuk memastikan koperasi berjalan secara profesional dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Mereka akan bertanggung jawab mengelola operasional koperasi, memperkuat tata kelola organisasi, mengembangkan unit usaha, meningkatkan produktivitas bisnis, serta mendorong peningkatan pendapatan koperasi.
“Manajer KDMP bertugas mengelola dan memperkuat tata kelola koperasi, terutama pada unit bisnis yang ada di koperasi,” jelas Imam.
Dalam menjalankan tugasnya, para manajer juga akan bekerja sama dengan pengurus koperasi yang telah dibentuk di tingkat desa.
“Nantinya mereka akan bekerja sama dan bersinergi dengan pengurus koperasi,” ujarnya.
Digaji PT Agrinas
Selain bertanggung jawab terhadap pengelolaan koperasi, para manajer KDMP juga akan memperoleh penghasilan yang dibayarkan oleh PT Agrinas.
Dengan skema tersebut, para manajer menjadi bagian dari pegawai yang berada di bawah naungan perusahaan BUMN tersebut.
“Gaji mereka berasal dari PT Agrinas sehingga mereka menjadi bagian dari pegawai BUMN,” kata Imam.
Penempatan Diperkirakan Mulai September 2026
Imam memperkirakan seluruh peserta akan menyelesaikan rangkaian pelatihan dan retret pada akhir Agustus 2026.
Setelah itu, para manajer akan mulai ditempatkan di berbagai daerah sesuai kebutuhan program Koperasi Desa Merah Putih.
“Kemungkinan setelah menyelesaikan pelatihan dan retret, mereka akan mulai dikirim ke daerah sekitar akhir Agustus atau awal September 2026,” pungkasnya.
Poin Penting
- Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih telah selesai.
- Seleksi dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kemenkop dan PT Agrinas.
- Sekitar 30 ribu manajer direkrut secara nasional.
- Peserta mengikuti pelatihan dan retret selama tiga bulan.
- Lebak dan Banten belum menerima informasi kuota penempatan.
- Manajer bertugas mengelola operasional dan unit usaha koperasi.
- Gaji manajer dibayarkan oleh PT Agrinas.
- Penempatan ke daerah diperkirakan mulai akhir Agustus hingga awal September 2026.

.gif)