< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Terminal Cicaheum Resmi Ditutup, Seluruh Bus AKAP dan AKDP Kini Beroperasi dari Leuwipanjang

Sabtu, 27 Juni 2026 | Sabtu, Juni 27, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-27T02:48:22Z

 


BANDUNG, KONTAK BANTEN – Era baru transportasi umum di Kota Bandung resmi dimulai. Setelah beroperasi selama lebih dari lima dekade sejak 1975, Terminal Cicaheum resmi menghentikan seluruh layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) pada Jumat (26/6/2026).

Seluruh operasional bus kini dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang, yang berjarak sekitar 9 kilometer dari Terminal Cicaheum. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem transportasi Kota Bandung sekaligus mendukung rencana pembangunan depo Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Keputusan penutupan telah disosialisasikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung melalui akun Instagram resmi @bdg.dishub sejak Kamis (25/6/2026), sehingga masyarakat diimbau menyesuaikan lokasi keberangkatan maupun kedatangan bus.

Terminal Cicaheum Tinggalkan Jejak Sejarah

Terminal Cicaheum bukan sekadar terminal bus biasa. Selama puluhan tahun, terminal ini menjadi pintu gerbang utama kendaraan dari wilayah timur Bandung sekaligus dikenal luas sebagai salah satu lokasi syuting serial televisi legendaris Preman Pensiun.

Berbagai sudut terminal seperti area parkir bus, warung makan hingga lokasi menunggu angkutan kota menjadi latar yang melekat di ingatan para penonton serial tersebut.

Kini, aktivitas bus antarkota di terminal tersebut resmi berakhir setelah melayani masyarakat selama lebih dari 50 tahun.

Penumpang Diminta Menyesuaikan Lokasi Keberangkatan

Dengan berpindahnya operasional ke Terminal Leuwipanjang, masyarakat yang biasanya berangkat dari Cicaheum diminta lebih teliti memeriksa jadwal keberangkatan agar tidak salah tujuan.

Perubahan ini terutama berdampak bagi penumpang yang berasal dari kawasan timur Kota Bandung maupun daerah sekitarnya yang selama ini menjadikan Cicaheum sebagai terminal utama.

Pedagang Masih Diizinkan Berjualan

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian, mengatakan operasional bus memang telah dihentikan sepenuhnya. Namun para pedagang di kawasan terminal masih diperbolehkan berjualan sementara waktu.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung masih membahas skema kompensasi bagi para pelaku usaha yang terdampak penutupan terminal.

Saat ini, draf kompensasi telah disusun dan masih dalam tahap penghitungan bersama konsultan sebelum nantinya direalisasikan.

Bus yang Masih Masuk Akan Diputar Balik

Dishub menegaskan seluruh armada bus AKAP maupun AKDP sudah tidak diperbolehkan lagi beroperasi dari Terminal Cicaheum.

Apabila masih ditemukan bus yang memasuki area terminal, petugas akan meminta kendaraan tersebut keluar dan mengarahkan operasional menuju Terminal Leuwipanjang sesuai izin terbaru.

Meski demikian, pada hari pertama penutupan masih terlihat beberapa bus berhenti sebentar untuk mengangkut penumpang yang belum mengetahui perpindahan lokasi terminal.

Salah seorang pengemudi bus, Dodo, menjelaskan secara administratif seluruh izin operasional armadanya telah dipindahkan ke Terminal Leuwipanjang.

"Kami hanya transit sementara untuk melayani penumpang yang sudah telanjur datang ke Cicaheum," ujarnya.

Sebagian Besar PO Sudah Beroperasi di Leuwipanjang

Pengelola Terminal Leuwipanjang memastikan proses perpindahan armada berlangsung lancar.

Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat, mengatakan sekitar 90 persen perusahaan otobus (PO) telah resmi berpindah operasional.

Hingga saat ini tercatat sekitar 20 perusahaan otobus telah aktif beroperasi dari Terminal Leuwipanjang, sementara sekitar 4 hingga 5 PO lainnya akan menyusul dalam waktu dekat.

Salah satunya adalah PO City Trans yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 2 Juli 2026, sedangkan PO Goodwill telah resmi masuk pada hari terakhir sebelum penutupan Terminal Cicaheum.

Fasilitas Terminal Leuwipanjang Dipastikan Siap

Untuk menyambut perpindahan ribuan penumpang, seluruh fasilitas Terminal Leuwipanjang telah dipersiapkan.

Pengelola memastikan ruang tunggu, lounge penumpang, jalur keberangkatan hingga sistem sirkulasi kendaraan sudah siap digunakan.

Selain itu diterapkan sistem pengaturan waktu kedatangan bus sehingga armada hanya diperbolehkan masuk ke area terminal sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari kepadatan kendaraan.

Moda Penghubung Disiapkan

Masyarakat yang sebelumnya menggunakan Terminal Cicaheum tidak perlu khawatir karena pemerintah telah menyiapkan berbagai moda transportasi penghubung menuju Terminal Leuwipanjang.

Beberapa layanan yang tersedia antara lain:

  • Metro Trans Jabar (MTJ/MGT)
  • Damri
  • Trans Metro Bandung (TMB) rute Cicaheum–Leuwipanjang

Integrasi moda transportasi tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat selama masa transisi perpindahan terminal.

Data Perpindahan Operasional Bus

KeteranganInformasi
Terminal LamaTerminal Cicaheum
Terminal BaruTerminal Leuwipanjang
Tanggal Penutupan26 Juni 2026
PO yang Sudah PindahSekitar 20 PO (90 persen)
PO yang Belum PindahSekitar 4–5 PO
PO City TransMulai beroperasi 2 Juli 2026
PO GoodwillSudah resmi berpindah
Moda PenghubungMetro Trans Jabar, Damri, TMB Cicaheum–Leuwipanjang
Pemerintah Kota Bandung berharap perpindahan seluruh operasional bus ke Terminal Leuwipanjang dapat meningkatkan efektivitas pelayanan transportasi umum sekaligus mendukung pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya di masa mendatang.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update