TANGERANG KONTAK BANTEN – Sebanyak 26 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Program pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 21 Juli hingga 20 Agustus 2026.
Pembukaan KKN digelar di Kantor Kelurahan Bencongan pada Selasa (21/7/2026). Acara dihadiri Lurah Bencongan Bai Subiat, Sekretaris Lurah Endi Rahmaputra, tokoh masyarakat, perwakilan Karang Taruna, serta dosen pembimbing lapangan Lena Erdawati.
Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa mengusung tema "Kampung Cerdas Lingkungan: Integrasi Teknologi dan Kesadaran Ekologis dalam Pembangunan Masyarakat." Melalui tema tersebut, mahasiswa akan menjalankan berbagai program yang berfokus pada pengelolaan sampah berbasis teknologi, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Lurah Bencongan Bai Subiat mengatakan persoalan sampah masih menjadi tantangan terbesar di Kabupaten Tangerang. Namun, menurutnya, Kelurahan Bencongan telah menunjukkan perkembangan positif melalui keberadaan bank sampah yang mulai aktif di sejumlah wilayah.
"Permasalahan terbesar di Kabupaten Tangerang adalah sampah. Namun, beberapa RW di Kelurahan Bencongan telah memiliki bank sampah yang aktif selama sekitar enam bulan," ujar Bai Subiat.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat 10 bank sampah yang tersebar di Kelurahan Bencongan, termasuk salah satunya di RW 025. Program tersebut dinilai mampu memberikan manfaat ganda, yakni menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat.
Bai Subiat berharap keberadaan bank sampah dapat terus diperluas dengan dukungan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMT, Lena Erdawati, mengatakan program KKN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar langsung bersama masyarakat.
"Melalui program KKN ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar langsung bersama masyarakat dalam mengembangkan pengelolaan sampah berbasis teknologi dan pemberdayaan lingkungan," kata Lena.
Program KKN UMT di Kelurahan Bencongan dibuka secara simbolis melalui prosesi pemotongan pita oleh Lurah Bencongan. Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, cerdas, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat.(KMM)

.gif)