![]() |
OLIMPIADE. Suasana saat puluhan siswa Tangael tengah mengikuti seleksi OSN tingkat Provinsi Banten. |
SERPONG KONTAK BANTEN – Sebanyak 69 siswa Sekolah Dasar (SD) dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi Banten yang digelar secara serentak melalui sistem daring pada Senin (20/7/2026). Mereka merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos seleksi tingkat kota dan kini bersaing untuk memperoleh kesempatan mewakili Banten di ajang OSN tingkat nasional.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan, Satiyan, mengatakan seluruh peserta berasal dari 38 Sekolah Dasar negeri dan swasta yang telah ditetapkan sebagai perwakilan resmi Kota Tangsel melalui Surat Keputusan (SK) Dinas Pendidikan.
"Sebanyak 69 siswa dari Kota Tangerang Selatan mengikuti OSN tingkat Provinsi Banten. Pelaksanaannya dilakukan secara daring di masing-masing kabupaten dan kota, sehingga peserta mengerjakan ujian dari lokasi yang telah ditentukan tanpa harus berkumpul di satu tempat," ujar Satiyan, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, pada jenjang SD terdapat tiga cabang lomba yang dipertandingkan, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat kota.
Menurut Satiyan, seluruh proses seleksi dan penilaian berada di bawah kewenangan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan. Pemerintah daerah hanya bertugas memfasilitasi pelaksanaan ujian di wilayah masing-masing.
"Daerah hanya menjadi penyelenggara. Soal, sistem ujian, hingga penilaian seluruhnya dilakukan secara terpusat oleh Puspresnas," katanya.
Ujian Gunakan Exam Browser
Pelaksanaan OSN tahun ini menggunakan aplikasi exam browser yang telah disiapkan oleh Kementerian Pendidikan. Sebelum ujian dimulai, setiap sekolah diwajibkan memasang aplikasi tersebut agar perangkat peserta dapat terhubung dengan sistem pusat.
Setelah aplikasi terinstal, peserta masuk menggunakan akun resmi yang telah diberikan oleh Puspresnas dan mengerjakan soal sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Seluruh peserta menggunakan akun masing-masing. Setelah login, mereka langsung mengerjakan soal sesuai bidang yang diikuti melalui sistem yang sudah disiapkan kementerian," jelasnya.
Tiga Sesi Ujian
Ujian dilaksanakan dalam satu hari dengan sistem tiga sesi. Setiap mata pelajaran diberikan waktu pengerjaan selama 60 menit.
Peserta yang mengikuti bidang Matematika hanya mengerjakan soal Matematika, demikian pula peserta IPA dan IPS sesuai bidang yang dipilih sejak proses seleksi sebelumnya.
Selama pelaksanaan ujian, sekolah juga menyiapkan pengawas untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan menjaga integritas pelaksanaan kompetisi.
Hasil Diumumkan Agustus
Satiyan menuturkan, hasil seleksi tingkat Provinsi Banten tidak dapat diketahui langsung oleh pemerintah daerah karena seluruh nilai diproses oleh Puspresnas.
Berdasarkan petunjuk teknis yang diterima, hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 21 Agustus 2026. Namun, pihaknya masih menunggu informasi resmi apabila terdapat perubahan jadwal dari kementerian.
"Pengumuman hasil seleksi dilakukan langsung oleh Puspresnas. Kami di daerah hanya menerima hasil resminya setelah diumumkan oleh kementerian," tuturnya.
Wakili Banten di Tingkat Nasional
Siswa yang dinyatakan lolos seleksi tingkat provinsi akan menjadi wakil Provinsi Banten pada Olimpiade Sains Nasional tingkat nasional. Adapun jumlah peserta yang berhak melaju ditentukan sepenuhnya oleh Kementerian Pendidikan berdasarkan hasil penilaian nasional.
Satiyan berharap seluruh peserta asal Kota Tangerang Selatan dapat memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengerjakan soal dengan maksimal. Mudah-mudahan ada siswa dari Tangsel yang berhasil lolos ke tingkat nasional dan membawa prestasi bagi daerah maupun Provinsi Banten," pungkasnya.

.gif)