< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

UMT Terjunkan 2.600 Mahasiswa KKN, Fokus Dukung Pemberdayaan dan Pelestarian Lingkungan

Selasa, 21 Juli 2026 | Selasa, Juli 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-21T03:03:04Z

 

LEPAS MAHASISWA KKN: Rektor UMT Dr Desri Arwen saat melepas mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. ISTIMEWA

 

TANGERANG KONTAK BANTEN  – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) resmi melepas sekitar 2.600 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang akan berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Para mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

Pelepasan peserta KKN digelar di Auditorium Lantai 19 Kampus UMT Cikokol, Senin (20/7/2026). Pada kegiatan tersebut, sekitar 2.300 mahasiswa mengikuti acara pembukaan secara langsung, sementara mahasiswa lainnya akan bergabung sesuai lokasi penempatan yang telah ditentukan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang, Dr. Desri Arwen, mengatakan program KKN merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Mahasiswa yang mengikuti KKN tahun ini diproyeksikan sekitar 2.600 orang. Mereka ditempatkan di berbagai kecamatan dan kelurahan yang berada di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Arwen.

Selain menjalankan KKN reguler, UMT juga mengirimkan sejumlah mahasiswa untuk mengikuti KKN Muhammadiyah tingkat nasional yang melibatkan perguruan tinggi Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Program tersebut dilaksanakan di sejumlah daerah, di antaranya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi.

Menurut Arwen, selama menjalankan KKN mahasiswa tidak hanya dituntut melaksanakan program kerja yang telah disusun, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Bidang pengabdian yang akan dijalankan meliputi pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, seni dan budaya, keagamaan, kesehatan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Prinsipnya mahasiswa harus hadir dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan positif di masyarakat. Mereka diharapkan mampu menyumbangkan tenaga, pemikiran, dan waktunya untuk membantu pemberdayaan masyarakat bersama pemerintah daerah, aparatur kelurahan, maupun tokoh masyarakat," jelasnya.

Fokus Penghijauan dan Pemberdayaan Lingkungan

Pada pelaksanaan KKN tahun ini, UMT mengusung tema pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa didorong untuk menginisiasi berbagai kegiatan yang mendukung penghijauan, menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan ketertiban, serta memperkuat keamanan lingkungan.

Arwen menilai kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari karakter mahasiswa karena persoalan lingkungan saat ini tidak hanya berkaitan dengan kondisi alam, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial masyarakat.

"Yang lebih kami utamakan sekarang adalah penghijauan dan pemberdayaan lingkungan. Lingkungan bukan hanya soal alam, tetapi juga lingkungan sosial yang harus terus dibangun agar masyarakat semakin peduli terhadap sesama dan tempat tinggalnya," katanya.

Selama masa KKN, mahasiswa juga diharapkan ikut berpartisipasi dalam berbagai agenda masyarakat, termasuk peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kegiatan bakti sosial, edukasi kesehatan, hingga program pemberdayaan lingkungan di wilayah penugasan.

Didukung Kementerian dan Pemerintah Daerah

Pelaksanaan KKN UMT tahun ini mendapat dukungan dari berbagai instansi, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup serta Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Arwen juga berpesan kepada seluruh peserta KKN agar mampu menjaga nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat. Mahasiswa diminta mengedepankan sikap adaptif, komunikatif, inklusif, serta proaktif dalam membangun hubungan dengan warga.

"Mahasiswa harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, membangun komunikasi yang baik, menghormati budaya masyarakat, serta bekerja sama dengan seluruh elemen yang ada. Dengan begitu, kehadiran mereka benar-benar memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat," pungkasnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update