TANGERANG, KONTAK BANTEN – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar acara tasyakuran sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kafilah Kabupaten Tangerang yang kembali meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten 2026. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (17/7/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi prestasi membanggakan karena Kabupaten Tangerang mampu mempertahankan gelar juara umum lima kali berturut-turut, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan pembinaan MTQ terbaik di Provinsi Banten.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, dewan hakim, pendamping, ulama, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi mengharumkan nama Kabupaten Tangerang.
"Hari ini kita mengundang seluruh kafilah yang baru saja berjuang membawa nama baik Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi bersama para pembina, dewan hakim, pelatih, pendamping, para kiai, Ketua MUI, DMI, FKUB, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi yang terbaik di Provinsi Banten," ujar Maesyal Rasyid.
Prestasi Hasil Pembinaan Berkelanjutan
Bupati mengatakan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum selama lima tahun berturut-turut tidak diraih secara instan. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari pembinaan yang berkelanjutan, kerja keras seluruh kafilah, kekompakan tim, serta dukungan doa masyarakat Kabupaten Tangerang.
Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun terus dipertahankan sebagai modal menghadapi MTQ di tahun-tahun mendatang.
"Silaturahmi ini harus terus kita jaga sebagai pondasi untuk mempertahankan prestasi di masa mendatang. Kita harus terus mempersiapkan diri dan terus berlatih agar para kafilah tetap menjadi duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang pada MTQ berikutnya," katanya.
MTQ Bukan Sekadar Ajang Perlombaan
Menurut Maesyal, keberhasilan di ajang MTQ bukan hanya diukur dari jumlah gelar juara yang diraih. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana untuk memperkuat syiar Islam, meningkatkan budaya membaca dan memahami Al-Qur'an, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius dan harmonis.
"MTQ ini hanyalah jembatan untuk membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Yang lebih penting adalah bagaimana baca tulis Al-Qur'an semakin membudaya dan syiar Islam terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang. Sebagai daerah yang masyarakatnya religius, kita juga harus terus menjaga toleransi, saling menghormati antarumat beragama, serta memperkuat persatuan dan kesatuan," tegasnya.
Motivasi bagi Generasi Muda
Bupati berharap keberhasilan meraih juara umum MTQ Provinsi Banten selama lima kali berturut-turut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur'an, meningkatkan kualitas keagamaan, sekaligus meneruskan tradisi prestasi Kabupaten Tangerang pada ajang MTQ di masa mendatang.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga memberikan penghargaan kepada para peserta kafilah dan para pembina yang telah berjuang pada MTQ XXIII Tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan di KP3B, Kota Serang.
Dihadiri Ulama dan Tokoh Masyarakat
Acara tasyakuran berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain menjadi bentuk rasa syukur atas prestasi yang diraih, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh unsur yang terlibat dalam pembinaan MTQ.
Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh anggota Kafilah MTQ Kabupaten Tangerang, para pembina, pelatih, pendamping, dewan hakim asal Kabupaten Tangerang, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para kiai, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Melalui komitmen pembinaan yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis mampu mempertahankan tradisi juara sekaligus melahirkan generasi qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

.gif)