SERANG, KONTAK BANTEN – Penguatan ketahanan keluarga dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk penyimpangan dan kejahatan seksual yang kini semakin menjadi perhatian masyarakat. Peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak dinilai sangat menentukan dalam membentuk karakter, moral, dan perlindungan terhadap generasi muda.
Hal tersebut mengemuka dalam Seminar "Membangun Ketahanan Keluarga: Mencegah Penyimpangan dan Kejahatan Seksual" yang diselenggarakan Pengurus Wilayah (PW) Salimah Banten, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti kader organisasi perempuan, tokoh masyarakat, pendidik, orang tua, hingga pemerhati keluarga sebagai ruang edukasi dan diskusi mengenai pentingnya membangun keluarga yang tangguh.
Wabup Serang: Keluarga Garda Terdepan Lindungi Anak
Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa meningkatnya kasus penyimpangan dan kejahatan seksual harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurut Najib Hamas, keluarga merupakan institusi pertama yang berperan dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak. Karena itu, penguatan nilai-nilai keluarga menjadi langkah preventif yang sangat penting.
"Ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bersama. Ketika keluarga memiliki nilai-nilai yang kuat, komunikasi yang baik, dan kepedulian terhadap perkembangan anak, maka risiko terjadinya berbagai bentuk penyimpangan dan kejahatan seksual dapat diminimalkan," ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah kasus yang terjadi di Kabupaten Serang menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga dan masyarakat.
Salimah Banten Perkuat Program Pembinaan Keluarga
Ketua PW Salimah Banten, dr. Rita Rachmayanti, menjelaskan seminar tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasinya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan masyarakat.
Menurutnya, keluarga merupakan pilar utama pembangunan bangsa sehingga harus dibangun dengan fondasi yang kuat agar mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berakhlak mulia.
"Salimah meyakini bahwa keluarga adalah pilar utama pembangunan bangsa. Karena itu, berbagai program pembinaan keluarga, pendidikan parenting, pembinaan remaja, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak terus kami lakukan sebagai upaya membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas," jelas Rita.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan era digital menghadirkan tantangan baru bagi keluarga. Orang tua dituntut lebih aktif mendampingi anak, membangun komunikasi yang terbuka, serta menanamkan nilai-nilai agama dan moral sejak usia dini.
BKOW Banten Dorong Edukasi Keluarga Terus Diperkuat
Dukungan terhadap penyelenggaraan seminar juga datang dari Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten yang diwakili Ir. Erminawati, M.Si.
Ia mengapresiasi inisiatif PW Salimah Banten yang mengangkat isu ketahanan keluarga sebagai langkah preventif menghadapi berbagai persoalan sosial, khususnya penyimpangan dan kejahatan seksual.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.
"Edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat. Organisasi perempuan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran keluarga agar mampu menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak," katanya.
Hadirkan Pakar Kesehatan dan Psikologi
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan perspektif dari sisi kesehatan dan psikologi keluarga.
dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK, FINSDV, FAADV memaparkan pentingnya literasi kesehatan serta edukasi yang benar dalam melindungi anak dan remaja dari berbagai risiko perilaku seksual menyimpang.
Sementara itu, Dr. H. Irfan Aulia, M.Psi, psikolog sekaligus Co-Founder Actualita Consulting, menekankan pentingnya kesehatan psikologis keluarga, pola asuh yang tepat, serta komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak sebagai fondasi utama

.gif)