KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 15 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar program Panamping Sehat di Desa Panamping, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu program unggulan mahasiswa dalam bidang kesehatan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat serta mencegah berbagai penyakit sejak dini.
Program yang dilaksanakan selama masa pengabdian masyarakat itu berada di bawah koordinasi Kepala Pusat Pengelola KKM dan Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untirta, Mukhtar, dengan pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rusdi Febriyanto. Kegiatan diikuti oleh masyarakat Desa Panamping, kader Posyandu, serta sejumlah ibu rumah tangga yang antusias mengikuti setiap sesi penyuluhan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penerapan pola makan bergizi seimbang, pentingnya olahraga secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, hingga melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan penyakit.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, seperti hipertensi dan diabetes melitus. Mahasiswa menjelaskan faktor penyebab, gejala awal, faktor risiko, serta cara pencegahan kedua penyakit tersebut melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kesehatan yang sering dihadapi di lingkungan keluarga.
Mahasiswa KKM Kelompok 15 Untirta menjelaskan bahwa Program Panamping Sehat merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin memberikan kontribusi nyata dengan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
"Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan, sehingga edukasi seperti ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," ujar perwakilan mahasiswa KKM.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang peserta, Yasana, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai cara menjaga kesehatan yang sebelumnya belum dipahami.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak ilmu tentang menjaga kesehatan, mulai dari pola makan, pentingnya olahraga, hingga cara mencegah penyakit. Semoga kegiatan KKM berjalan lancar dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Anistia, warga yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu. Menurutnya, penyuluhan yang diberikan mahasiswa sangat membantu masyarakat dalam memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
"Kegiatannya sangat baik dan mudah dipahami. Kami jadi lebih mengerti bagaimana menjaga kesehatan diri dan keluarga. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," katanya.
Melalui Program Panamping Sehat, mahasiswa KKM Untirta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat terus meningkat. Edukasi yang diberikan diharapkan mampu mendorong warga untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di desa.
Mahasiswa juga berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, Desa Panamping diharapkan mampu menjadi desa yang lebih sehat, produktif, dan memiliki masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi jangka panjang.

.gif)