TANGERANG, KONTAK BANTEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter melalui penguatan nilai-nilai Al-Qur'an. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, saat membuka Quranic Impact Training (QIT) Banten 2026 di Hotel Yasmin Binong, Kecamatan Curug, Jumat (24/7/2026).
Mewakili Bupati Tangerang, Soma mengatakan pelatihan yang berlangsung pada 24 hingga 26 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Quranic Impact Training merupakan wadah pembinaan karakter yang diharapkan mampu melahirkan generasi yang membawa nilai-nilai kebaikan di lingkungan masyarakat.
"Quranic Impact Training ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun karakter sekaligus menjadi spirit dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan Al-Qur'an agar semakin membumi di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang," ujar Soma.
Penguatan Karakter Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Soma menjelaskan, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas manusianya. Karena itu, Pemkab Tangerang terus mendorong berbagai program yang mampu mencetak generasi berintegritas, religius, dan berdaya saing.
Ia menilai kegiatan seperti Quranic Impact Training sangat relevan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang menempatkan pendidikan dan pembinaan karakter sebagai prioritas utama.
Menurutnya, peserta pelatihan diharapkan menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta mampu menyebarkan semangat kebaikan berdasarkan ajaran Al-Qur'an.
Program Beasiswa Gemilang Bantu Anak Kurang Mampu Kuliah
Dalam kesempatan tersebut, Soma juga memaparkan salah satu program unggulan Pemkab Tangerang di bidang pendidikan, yakni Program Beasiswa Gemilang.
Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 pemerintah daerah telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk memberikan lebih dari 1.100 beasiswa kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4.
Program tersebut menjadi salah satu strategi Pemkab Tangerang dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan tinggi.
"Ini merupakan program yang sangat mulia karena bertujuan menciptakan generasi sarjana di keluarga-keluarga yang membutuhkan," kata Soma.
Mahasiswa Kuliah di Kampus Ternama
Soma menjelaskan, para penerima Beasiswa Gemilang akan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia, di antaranya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Prasetiya Mulya, Universitas Pelita Harapan (UPH), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya di wilayah Tangerang Raya.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak-anak Kabupaten Tangerang yang memiliki kesempatan memperoleh pendidikan tinggi berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi.
Kirim 25 Mahasiswa Belajar ke Universitas Al-Azhar Mesir
Selain menyediakan beasiswa dalam negeri, Pemkab Tangerang juga terus memperluas kesempatan pendidikan internasional.
Soma mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah memberangkatkan 25 mahasiswa untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang memiliki keunggulan akademik sekaligus pemahaman agama yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan umat.
"Kami berharap mereka dapat mengikuti jejak para alumni Al-Azhar yang telah banyak memberikan kontribusi bagi bangsa dan umat," ujarnya.
Diharapkan Lahir Agen Perubahan di Tengah Masyarakat
Mengakhiri sambutannya, Soma Atmaja mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian Quranic Impact Training dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai Al-Qur'an yang diperoleh selama pelatihan harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa.
Quranic Impact Training Banten 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026. Gelombang pertama diikuti peserta yang telah lolos proses seleksi dan diproyeksikan menjadi agen perubahan yang mampu menyebarluaskan nilai-nilai Al-Qur'an serta memperkuat karakter generasi muda di Provinsi Banten.
Acara Penutupan di hadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid beliau mengatakan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, integritas, dan daya saing yang tinggi.
Melalui berbagai program pendidikan, pembinaan karakter, hingga Beasiswa Gemilang dan pengiriman mahasiswa ke Universitas Al-Azhar Mesir, Pemerintah Kabupaten Tangerang ingin memastikan seluruh anak muda memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan terbaik sekaligus menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi pembangunan daerah.(TimOne0

.gif)