< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Sekda Serang Minta RSDP Gandeng Pihak Ketiga Kelola Parkir, Soroti Lahan 3.500 Meter dan Evaluasi Pelayanan

Kamis, 09 Juli 2026 | Kamis, Juli 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-09T10:53:56Z

 


 

KAB SERANG KONTAK BANTEN  – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, meminta manajemen Rumah Sakit Drajat Prawiranagara (RSDP) Serang segera mengkaji kerja sama pengelolaan parkir dengan pihak ketiga. Langkah tersebut dinilai menjadi solusi atas keterbatasan lahan parkir yang kini menjadi salah satu persoalan utama di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Serang itu.

Permintaan tersebut disampaikan Zaldi saat melakukan kunjungan kerja ke RSDP Serang, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, kapasitas parkir yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung jumlah kendaraan pengunjung maupun keluarga pasien yang terus meningkat setiap hari.

"Kita menyikapi hari ini bahwa parkir RSDP Serang sudah sangat terbatas. Tapi RSDP juga punya lahan sekitar 3.500 meter persegi. Nah, tolong dikaji saja bersama konsultan pihak ketiga," kata Zaldi.

Tidak Harus Mengandalkan APBD

Zaldi menegaskan, pengembangan fasilitas parkir tidak harus seluruhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, aset yang dimiliki RSDP dapat dimanfaatkan melalui skema kerja sama dengan investor atau perusahaan yang berpengalaman di bidang pengelolaan parkir.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana,(Batik Coklat)

Ia meminta manajemen rumah sakit terlebih dahulu menyusun kajian yang matang agar memiliki gambaran mengenai potensi investasi yang dibutuhkan.

Kajian tersebut, lanjut Zaldi, harus mencakup besaran investasi, sistem kerja sama, pembagian keuntungan hingga jangka waktu kerja sama dengan pihak ketiga.

"Supaya RSDP punya gambaran sebenarnya potensinya seperti apa. Sewa konsultan saja. Jadi kalau ini dikerjasamakan dengan perusahaan parkir, diketahui butuh investasi berapa, pembagian keuntungan berapa, dan kerja samanya berapa tahun," ujarnya.

Pembangunan Gedung Parkir Diperkirakan Butuh Rp30 Miliar

Dalam kesempatan itu, Zaldi mengungkapkan bahwa apabila RSDP membangun gedung parkir bertingkat hingga lima lantai, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

Nominal tersebut dinilai terlalu besar jika seluruh pembiayaannya dibebankan kepada APBD Kabupaten Serang.

Karena itu, ia menilai kerja sama dengan pihak ketiga merupakan opsi yang lebih realistis sehingga pembangunan fasilitas parkir tetap dapat dilakukan tanpa membebani keuangan daerah.

Pelayanan Pasien Juga Jadi Sorotan

Selain membahas persoalan parkir, Zaldi juga menyoroti sistem pelayanan di RSDP Serang. Ia meminta manajemen rumah sakit melakukan evaluasi terhadap seluruh alur pelayanan pasien, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan dokter hingga pasien masuk ke ruang rawat inap.

Menurutnya, setiap tahapan pelayanan harus dianalisis untuk mengetahui titik-titik yang menyebabkan antrean atau keterlambatan.

Ia mencontohkan, apabila suatu pelayanan yang seharusnya hanya membutuhkan waktu satu menit justru memakan waktu hingga 20 menit, maka penyebabnya harus segera ditemukan dan diperbaiki.

"Misalnya yang seharusnya satu menit tiba, menjadi 20 menit. Harus dilihat macetnya ada di mana. Sistem itu dibuat manusia, jadi pasti bisa diperbaiki. Bulan depan saya akan lihat lagi dan evaluasi, jangan sampai masih ada cerita sumbatan pelayanan," tegasnya.

Evaluasi Dilakukan Secara Berkala

Zaldi memastikan evaluasi terhadap pelayanan RSDP Serang tidak berhenti pada kunjungan tersebut. Ia akan kembali melakukan pemantauan pada bulan depan untuk memastikan rekomendasi yang diberikan telah ditindaklanjuti oleh manajemen rumah sakit.

Pemerintah Kabupaten Serang berharap, pembenahan sistem parkir dan peningkatan kualitas pelayanan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSDP Serang.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update