PANDEGLANG, KONTAK BANTEN — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan masyarakat mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan.
Apresiasi tersebut diberikan kepada Bupati Pandeglang Rd. Dewi Setiani atas komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sebanyak 223.017 jiwa penduduk Kabupaten Pandeglang tercatat sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja Pemerintah Daerah (PBPU-BP Pemda), dengan iuran yang dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Pemkab Pandeglang Perluas Perlindungan JKN
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Pandeglang mewujudkan visi Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera, khususnya dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Bupati Pandeglang Dewi Setiani menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu hak dasar masyarakat sekaligus bagian penting dalam pembangunan manusia.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap masyarakat. Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Pandeglang Maju melalui Infrastruktur Mantap, Pertumbuhan Ekonomi, dan Keluarga Sejahtera,” kata Dewi kepada RRI, Selasa (18/8/2026).
Dewi mengatakan Pemkab Pandeglang terus memperkuat pelayanan kesehatan mulai dari tingkat desa, puskesmas hingga rumah sakit.
Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan perluasan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan agar masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, dapat memperoleh perlindungan JKN.
Peserta yang Ditanggung Pemda Terus Bertambah
Pemkab Pandeglang juga terus meningkatkan dukungan terhadap masyarakat penerima bantuan iuran JKN.
Pada 2025, sekitar 91 ribu jiwa ditanggung melalui PBI yang dibiayai pemerintah daerah. Jumlah tersebut meningkat pada 2026 menjadi sekitar 120 ribu jiwa.
Peningkatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemkab Pandeglang dalam mengejar target Universal Health Coverage (UHC) agar semakin banyak masyarakat mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan.
“Kita terus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pandeglang juga meningkatkan dukungan terhadap penerima bantuan iuran atau PBI jaminan kesehatan nasional. Jika pada tahun 2025 sekitar 91 ribu jiwa ditanggung melalui PBI yang dibiayai pemerintah daerah, pada tahun 2026 jumlahnya meningkat menjadi sekitar 120 ribu jiwa,” ujar Dewi.
BPJS Kesehatan Apresiasi Komitmen Pemkab Pandeglang
Sementara itu, Plh. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang, Manna, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Pandeglang atas dukungan terhadap keberlangsungan Program JKN.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pandeglang dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang atas komitmen serta kontribusi nyata dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat,” ucap Manna.
Ia menilai pembangunan kesehatan menjadi salah satu perhatian penting Pemkab Pandeglang dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Manna berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Pandeglang terus diperkuat. Tidak hanya dalam meningkatkan jumlah kepesertaan, tetapi juga dalam memastikan kualitas pelayanan kesehatan serta manfaat Program JKN benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kolaborasi dan komitmen pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan perlindungan kesehatan yang semakin luas. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Pandeglang yang mendapatkan perlindungan melalui Program JKN,” tutur Manna.
Dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah dan sinergi bersama BPJS Kesehatan, Pemkab Pandeglang menargetkan cakupan perlindungan kesehatan masyarakat terus meningkat sehingga akses terhadap layanan kesehatan dapat semakin merata.(JL)

.gif)