PANDEGLANG, KONTAK BANTEN — Tim Search and Rescue (SAR) Banten menemukan Alamsyah Linggar Ramadan (21), wisatawan asal Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus di kawasan Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Kabupaten Pandeglang.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (19/8/2026) pagi.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pencarian hari kedua dimulai sejak pagi setelah tim melakukan briefing dan koordinasi pada pukul 07.00 WIB.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, tim SAR membagi area penyisiran sekitar 5 kilometer persegi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“SRU 1 melaksanakan pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat Basarnas dengan total jarak penyisiran sekitar 13 kilometer, dan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat menyisir ke arah utara dan selatan,” ujar Rizky, Rabu (19/8/2026).
Korban Ditemukan 300 Meter dari Lokasi Awal
Upaya pencarian intensif membuahkan hasil sekitar pukul 07.56 WIB.
Tim gabungan menemukan jasad korban sekitar 300 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
Rizky mengatakan korban ditemukan di koordinat 6°18'6,078" Lintang Selatan dan 105°50'16,914" Bujur Timur dalam kondisi meninggal dunia.
Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Carita untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan ditutup setelah seluruh unsur yang terlibat mengikuti proses debriefing.
Korban Terseret Arus Saat Berenang
Rizky menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) siang.
Saat itu, korban bersama tiga orang rekannya sedang berenang di kawasan perairan Pantai Pasir Putih Lippo Carita.
Ketika sedang berenang, mereka tiba-tiba terbawa arus laut yang cukup kuat hingga terseret ke tengah perairan.
“Korban bersama tiga orang temannya sedang berenang. Saat berenang, mereka terbawa arus. Dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan korban terseret arus dan tenggelam,” jelas Rizky.
Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Unit Siaga SAR Pandeglang langsung mengerahkan personel rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan penyisiran.
Pencarian Libatkan Tim Gabungan
Operasi pencarian korban melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Basarnas, Polsek Carita, Polairud Polres Pandeglang, Lanal Banten, KPLP, Balawista Carita, relawan, serta masyarakat setempat.
Tim melakukan pencarian melalui jalur laut dan darat dengan memperluas area penyisiran untuk menemukan korban.
Basarnas Ingatkan Wisatawan Waspada
Basarnas Banten kembali mengingatkan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di kawasan pantai.
Wisatawan diminta mematuhi rambu-rambu peringatan serta mengikuti arahan petugas keselamatan. Hal tersebut penting dilakukan karena kondisi arus laut dapat berubah sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan pengunjung.
Basarnas juga mengimbau wisatawan tidak memaksakan diri berenang ketika kondisi laut dinilai berbahaya atau berada di luar batas aman yang telah ditentukan petugas.(HD)

.gif)