SERANG, KONTAK BANTEN — Langkah Gubernur Banten Andra Soni memperluas jangkauan Program Sekolah Gratis hingga mencakup madrasah mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS, Budi Prajogo, menilai kebijakan tersebut menjadi terobosan dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mewujudkan pemerataan kesempatan belajar bagi masyarakat di Banten.
Menurut Budi, masuknya madrasah dalam skema sekolah gratis juga menjawab aspirasi masyarakat yang selama ini menilai masih terdapat perbedaan perlakuan antara sekolah umum dan lembaga pendidikan berbasis agama.
Sekolah Gratis Dinilai Wujud Keadilan Pendidikan
Budi mengatakan kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tanpa membedakan status lembaga pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Gubernur Andra Soni. Dengan memperluas cakupan program sekolah gratis hingga ke Madrasah, ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk seluruh elemen pendidikan,” ujar Budi saat ditemui di Gedung DPRD Banten, Selasa (17/3/2026).
Ia menegaskan tidak boleh ada anak di Banten yang terpaksa menghentikan pendidikan karena persoalan biaya.
“Tidak boleh ada lagi anak di Banten yang putus sekolah hanya karena kendala biaya, baik itu di SMA, SMK, maupun Madrasah,” katanya.
Program Sekolah Gratis Ringankan Beban Orang Tua
Budi menilai perluasan Program Sekolah Gratis juga dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, khususnya masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Menurutnya, biaya pendidikan masih menjadi salah satu beban yang cukup besar bagi sebagian keluarga. Karena itu, kebijakan pendidikan gratis diharapkan dapat memperluas kesempatan anak-anak Banten untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Pendidikan adalah hak dasar. Dengan masuknya Madrasah dalam skema ini, beban orang tua akan jauh lebih ringan,” tegasnya.
Budi mengatakan DPRD Banten akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut, terutama terkait anggaran dan distribusi bantuan agar benar-benar tepat sasaran.
Ia juga berharap dukungan pemerintah tidak hanya berdampak pada akses pendidikan, tetapi turut meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.
DPRD Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Di sisi lain, Budi mengingatkan bahwa program sekolah gratis harus dibarengi dengan peningkatan kualitas fasilitas dan tenaga pendidik.
Menurutnya, status gratis tidak boleh membuat standar pendidikan menurun. Pemerintah tetap perlu memastikan peserta didik mendapatkan fasilitas yang memadai dan pembelajaran berkualitas.
“Setelah akses dibuka lebar secara gratis, PR selanjutnya adalah memastikan mutu pengajaran dan fasilitas di sekolah,” ujarnya.
Ia berharap para siswa yang mendapatkan pendidikan gratis tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin, para anak yang mendapatkan pendidikan gratis bisa memiliki keterampilan yang tentunya dibutuhkan oleh dunia kerja,” pungkas Budi.
Perluasan Program Sekolah Gratis ke madrasah dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat pemerataan pendidikan di Banten. Program tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus mengurangi angka anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.(TIM)

.gif)