KOTA CILEGON KONTAK BANTEN – Gerakan Peduli Pendidikan Cilegon dengan tagline “Mendidik-Sedanten Terdidik” resmi dideklarasikan bersamaan dengan peluncuran Dompet Pendidikan di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Kamis (27/8/2026).
Gerakan yang digagas oleh Dewan Pendidikan Cilegon tersebut menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, industri, serta berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.
Melalui gerakan ini, Dewan Pendidikan Cilegon akan melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan pendidikan yang terjadi di Kota Cilegon. Hasil pemetaan tersebut nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah penyelesaian secara bersama-sama.
Robinsar Sambut Baik Gerakan Peduli Pendidikan
Wali Kota Cilegon Robinsar menyambut baik deklarasi Gerakan Peduli Pendidikan Cilegon yang diinisiasi Dewan Pendidikan.
Menurut Robinsar, sinergi antara Dewan Pendidikan, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan pendidikan.
“Kami mengucapkan selamat. Tentunya Dewan Pendidikan Kota Cilegon bisa bersinergi, menguatkan bagaimana memajukan pendidikan Cilegon,” kata Robinsar usai kegiatan.
Ia mengatakan, Dewan Pendidikan bersama jajaran pengurus akan terlebih dahulu memetakan berbagai persoalan pendidikan yang ada di Kota Cilegon.
Pemetaan tersebut diharapkan dapat menghasilkan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan dan persoalan pendidikan sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan kolaboratif.
“Mereka bersama jajaran pengurus akan memetakan, melengkapi apa yang menjadi persoalan Cilegon bersama Dinas Pendidikan, bersinergi,” ujarnya.
Robinsar berharap keberadaan Dewan Pendidikan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.
Ia menilai kepengurusan Dewan Pendidikan memiliki niat dan komitmen untuk turut membangun sektor pendidikan di Kota Cilegon.
“Insyaallah dengan ketulusan, niat ikhlas ketua dan jajaran Dewan Pendidikan akan memberikan kontribusi nyata,” tuturnya.
Dewan Pendidikan Jalankan Sejumlah Program
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Cilegon Syaeful Bahri mengatakan, pihaknya telah menjalankan sejumlah program sejak menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan pada 27 Agustus 2025.
Menurut Syaeful, berbagai program tersebut telah dilaksanakan meski belum seluruhnya diketahui masyarakat luas.
“Sejak kita diberi SK 27 Agustus 2025, kita sudah banyak melakukan program walaupun mungkin belum terekspos,” kata Syaeful.
Salah satu program yang telah dilaksanakan yakni kerja sama dengan FKS Bungasari melalui pelatihan penguatan numerasi.
Program tersebut menyasar lima madrasah dan tujuh sekolah dasar (SD) di Kota Cilegon.
“Yang sudah dilaksanakan adalah kita kerja sama dengan FKS Bungasari melaksanakan pelatihan kepada lima madrasah, tujuh SD untuk penguatan numerasi,” ujarnya.
Gandeng Dunia Usaha hingga Pelatihan AI
Ke depan, Dewan Pendidikan Cilegon juga menyiapkan sejumlah program kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.
Pada September 2026, Dewan Pendidikan berencana bekerja sama dengan Apindo dan Paragon untuk menggelar pelatihan influencer.
Selain itu, Dewan Pendidikan akan menggandeng yayasan untuk memberikan pelatihan kepada para aktivis agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pemanfaatan AI tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sekaligus mendukung kemandirian para aktivis.
“Kita dengan yayasan mengetuk pintu, latih untuk aktivis dilatih menjadi piawai memanfaatkan AI untuk kemandirian aktivis,” kata Syaeful.
Deklarasi Gerakan Peduli Pendidikan Cilegon dan peluncuran Dompet Pendidikan diharapkan menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi berbagai pihak dalam menyelesaikan persoalan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Cilegon.

.gif)