< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jembatan Mekarsari Pandeglang Ambruk Dilintasi Truk Pasir, Akses Warga Terputus Total

Senin, 24 Agustus 2026 | Senin, Agustus 24, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-24T08:59:33Z

 

 

PANDEGLANG, KONTAK BANTEN – Akses warga di sejumlah perkampungan di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, terputus total setelah sebuah jembatan beton ambruk.

Jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut ambruk saat dilintasi truk bermuatan pasir pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Truk tersebut diduga membawa muatan melebihi tonase yang mampu ditahan jembatan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Jembatan Dibangun pada 2017

Ketua RT Desa Mekarsari, Ade Sarmani, mengatakan jembatan ambruk ketika truk bermuatan material pasir melintas.

Menurutnya, material pasir tersebut akan digunakan untuk pembangunan majelis taklim.

“Saat truk bermuatan bahan material pasir melintas, jembatan itu tiba-tiba ambruk. Untuk keperluan pembangunan majelis taklim,” kata Ade, Senin, 24 Agustus 2026.

Jembatan tersebut diketahui merupakan konstruksi beton yang dibangun pada 2017.

Ade menyebut kondisi jembatan masih dapat dilalui kendaraan sebelum truk bermuatan pasir melintas. Meski demikian, sebelumnya jembatan sudah mengalami beberapa kali perbaikan secara swadaya.

“Kondisi jembatan, sebelum truk muatan pasir melintas masih normal. Kendaraan melintas aman, sekalipun memang sudah tambal sulam pakai batang pohon kelapa,” ujarnya.

Akses Sekolah hingga Pertanian Terganggu

Ambruknya jembatan membuat aktivitas masyarakat di sekitar lokasi terganggu. Akses menuju sejumlah kampung kini terputus dan warga kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi warga menuju sekolah, pasar hingga jalur pengangkutan hasil pertanian.

“Otomatis, untuk sementara lumpuh. Karena akses jalan menuju Kampung Citoke, Gendir, putus,” kata Ade.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan agar akses masyarakat kembali normal.

“Ya semoga saja, secepatnya pemerintah turun tangan melaksanakan perbaikan jembatan,” imbuhnya.

Hingga Senin, 24 Agustus 2026, akses melalui jembatan tersebut masih belum dapat digunakan oleh warga maupun kendaraan.(TIM MK)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update