< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Satu Tahun

Minggu, 23 Agustus 2026 | Minggu, Agustus 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-22T23:56:44Z

 


 

NTT – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kebutuhan beras bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tercukupi. Bahkan, stok beras yang tersedia dipastikan mampu memenuhi kebutuhan para pengungsi hingga satu tahun ke depan.

Amran menegaskan masyarakat terdampak bencana tidak perlu khawatir mengalami kekurangan pangan. Pemerintah memastikan pasokan beras tersedia dan dapat segera didistribusikan kapan pun dibutuhkan tanpa harus menunggu proses administrasi yang panjang.

"Hari ini kami sampaikan ke posko, tidak usah menunggu surat. Bila ada butuh beras, langsung kirim. Jadi insyaallah tidak akan ada kekurangan," kata Amran dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu (22/8/2026).

Stok Beras Nasional Capai 5,2 Juta Ton

Amran menjelaskan, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 juta ton, sedangkan stok beras yang tersedia di wilayah NTT mencapai sekitar 39 ribu ton.

Berdasarkan perhitungan pemerintah, jumlah masyarakat yang mengungsi akibat gempa mencapai sekitar 34.600 orang. Kebutuhan beras bagi para pengungsi diperkirakan mencapai sekitar 300 ton per bulan.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah memastikan persediaan beras di NTT masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

"Stok beras nasional kita 5,2 juta ton, stok kita di NTT 39 ribu ton. Jadi ini stok kita sangat banyak, sampai satu tahun ke depan sangat cukup," ujarnya.

Pemerintah Siapkan 5.386 Ton Bantuan Beras

Untuk memperkuat penanganan kebutuhan pangan di lapangan, pemerintah menyiapkan 200 ton beras khusus untuk Kabupaten Manggarai.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah untuk masyarakat terdampak bencana di NTT. Secara keseluruhan, bantuan beras yang disiapkan pemerintah untuk NTT mencapai 5.386 ton.

Amran meminta pemerintah daerah tidak ragu mengajukan kebutuhan pangan bagi masyarakat terdampak. Pemerintah juga memastikan gudang pangan akan dibuka selama 24 jam agar proses distribusi dapat dilakukan dengan cepat.

Ia menegaskan seluruh beras bantuan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat terdampak bencana.

Selain beras, pemerintah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan lainnya berupa minyak goreng, gula, dan mi instan.

Sawah dan Irigasi Rusak Akan Diperbaiki

Tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan selama masa tanggap bencana, Kementerian Pertanian juga menyiapkan langkah pemulihan agar masyarakat dapat kembali berproduksi.

Kementan akan membantu memperbaiki lahan persawahan serta jaringan irigasi tersier yang mengalami kerusakan akibat bencana. Pemerintah juga akan menyediakan benih secara gratis serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

"Seluruh sawah yang rusak, irigasi tersier, kita akan perbaiki. Itu ditanggung pemerintah pusat, kami yang jamin, jadi diperbaiki sawahnya, dikirim alsintan," kata Amran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat terdampak gempa tidak hanya mendapatkan bantuan pangan selama berada di pengungsian, tetapi juga dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian dan memulihkan sumber penghidupannya.(nn)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update