< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Prabowo Kunjungi Wilayah Terdampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Berjalan Optimal

Rabu, 26 Agustus 2026 | Rabu, Agustus 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-26T09:49:36Z

 


TANGSEL KONTAK BANTEN – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak berjalan optimal.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo ingin memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat di lokasi bencana.

"Presiden akan melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat dan memastikan penanganan bencana maupun pemenuhan kebutuhan warga di lapangan berjalan dengan baik," kata Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Prabowo Pastikan Penanganan Gempa NTT Terkoordinasi

Prasetyo menjelaskan, kunjungan Presiden Prabowo juga bertujuan memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan efektif.

Selain itu, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait terus dikerahkan untuk menangani dampak gempa yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Flores.

Sejak awal bencana, Prabowo telah menginstruksikan agar penanganan kondisi darurat serta distribusi bantuan dilakukan secara cepat, tepat, dan terarah.

Pemerintah melalui Sekretariat Presiden juga telah menyalurkan bantuan logistik dan perlengkapan sejak 15 hingga 24 Agustus 2026.

Bantuan yang telah dikirimkan meliputi:

  • 204,22 ton sembako;
  • 27,71 ton makanan siap saji;
  • 10,29 ton air mineral;
  • obat-obatan;
  • tenda;
  • selimut;
  • matras;
  • peralatan komunikasi; dan
  • dua unit rumah sakit lapangan.

Rumah Sakit Lapangan Dikerahkan

Pemerintah juga memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.

KRI Soeharso-990 milik TNI AL telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai. Kapal tersebut akan difungsikan untuk mendukung pelayanan kesehatan sebagai rumah sakit lapangan.

Sementara itu, Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur.

Fasilitas tersebut dikerahkan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat," ujar Prasetyo.

Korban Gempa NTT Capai 100 Orang

Di tengah upaya penanganan bencana, jumlah korban meninggal akibat gempa NTT terus bertambah.

BNPB mencatat hingga Senin (24/8/2026), sebanyak 100 orang meninggal dunia akibat gempa.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto mengatakan, selain korban meninggal, sebanyak 1.603 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, 180.327 warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut.

"Per hari ini yang meninggal dunia ada 100, kemudian luka-luka 1.603 jiwa, mengungsi 180.327 jiwa," kata Suharyanto, Senin (24/8/2026).

Menurut Suharyanto, peningkatan jumlah korban meninggal terjadi karena sejumlah korban mengalami luka berat dan sebelumnya telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan, namun tidak berhasil diselamatkan.

"Sehingga yang semula di hari pertama dan hari kedua ada 48 yang meninggal dunia, angka per hari ini total menjadi 100 yang meninggal dunia," ujarnya.

Pemulihan Gempa NTT Berlanjut

Pemerintah memastikan penanganan gempa tidak berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir.

Prasetyo mengatakan, pemerintah akan melanjutkan proses pemulihan melalui rehabilitasi dan rekonstruksi.

Program tersebut mencakup pemulihan fasilitas dan layanan yang terdampak, pembangunan kembali infrastruktur, serta pemulihan kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, penanganan gempa NTT tidak hanya berfokus pada kondisi darurat, tetapi juga diarahkan untuk memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupan secara bertahap dan berkelanjutan.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update