< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Sekda Banten Tegaskan RSUD Banten Tak Boleh Anti Kritik, Pelayanan Harus Tanpa Diskriminasi

Selasa, 25 Agustus 2026 | Selasa, Agustus 25, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-25T10:35:03Z

 


 

KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi menegaskan Direksi, tenaga kesehatan (nakes), dan seluruh pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten harus terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

Menurut Deden, kritik dari pasien maupun masyarakat merupakan bagian penting dalam mengevaluasi dan memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Banten.

Karena itu, Deden meminta seluruh jajaran rumah sakit tidak bersikap anti kritik. Setiap masukan harus diterima sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kepuasan masyarakat.

“Konsultasi ini rutin tiap tahun, cuma yang diharapkan agar RSUD Banten betul-betul menerima masukan dari masyarakat, baik itu pasien atau yang berobat jalan. Karena salah satu indikator keberhasilan pelayanan, ya kepuasan masyarakat,” kata Deden, Selasa (25/8/2026).

RSUD Banten Diminta Terbuka terhadap Kritik

Deden menekankan, kritik terhadap pelayanan rumah sakit tidak seharusnya dianggap sebagai ancaman. Sebaliknya, kritik menjadi bahan penting untuk mengetahui kekurangan yang masih perlu diperbaiki.

Ia bahkan meminta seluruh tenaga kesehatan, direksi, dan pegawai RSUD Banten tidak menolak kritik yang disampaikan masyarakat.

“Jangan khawatir mendapat tanggapan negatif, justru itulah suplemen kita. Ketika kita menerima masukan miring, itu bagian dari perbaikan kita. Jadi jangan sampai anti kritik, enggak boleh itu,” ujarnya.

Menurutnya, RSUD Banten merupakan fasilitas kesehatan milik pemerintah yang menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan. Karena itu, setiap pasien harus mendapatkan pelayanan secara baik dan maksimal.

Nakes Harus Ramah dan Tidak Membeda-bedakan Pasien

Selain terbuka terhadap kritik, Deden meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang ramah dan membuat pasien merasa nyaman.

Ia menekankan prinsip pelayanan berupa senyum, sapa, salam, serta sopan santun harus diterapkan kepada seluruh pasien tanpa pengecualian.

“Nakes itu harus senyum, sapa, salam, dan sopan santun. Di antaranya tidak ada pembedaan. Orang sakit itu enggak kaya, enggak miskin, semuanya harus dilayani secara maksimal,” tegasnya.

Deden menilai tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap pasien berdasarkan latar belakang ekonomi maupun status sosial.

Menurutnya, seluruh masyarakat Banten memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas.

RSUD Banten Jadikan Kritik sebagai Bahan Evaluasi

Direktur Utama RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho menyatakan pihaknya siap menjadikan setiap kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi.

Danang mengatakan, RSUD Banten membuka ruang bagi masyarakat maupun berbagai pihak yang selama ini berinteraksi dengan rumah sakit untuk menyampaikan masukan.

“Kita minta masukan masyarakat, bagaimana perbaikan yang harus kita lakukan, dari seluruh mitra yang selama ini bersinggungan dengan pelayanan kami, dari mitra kesehatan, sopir ambulans, perguruan tinggi, forum wartawan, ada organisasi profesi, para kepala puskesmas, dokter, dan lainnya,” kata Danang.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya berasal dari pasien, tetapi juga dapat diberikan oleh berbagai mitra yang mengetahui langsung proses pelayanan RSUD Banten.

Pelayanan Terus Ditingkatkan

Danang memastikan seluruh kritik dan masukan yang diterima akan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Banten.

Pihaknya juga akan melibatkan masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi yang telah disediakan agar interaksi dengan publik dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kita akan laksanakan dan melibatkan banyak masyarakat, meskipun ikatan, hubungan, komunikasi dengan masyarakat melalui seluruh kanal yang sudah kita buat supaya terjadi interaksi secara terus menerus,” imbuhnya.

Dengan keterbukaan terhadap kritik dan masukan, RSUD Banten diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

Kepuasan pasien, pelayanan ramah, keterbukaan terhadap kritik, dan tidak adanya diskriminasi menjadi bagian penting dalam upaya RSUD Banten memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat Banten.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update