![]() |
TANGERANG KONTAK BANTEN — Alumni Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dari berbagai generasi kembali bertemu dalam Temu Alumet Untirta 2026. Forum tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman perjalanan pendidikan dan karier setelah menyelesaikan studi di Teknik Metalurgi Untirta.
Kegiatan bertema ALUMET RISE – Reconnect, Innovate, Synergize, Empower digelar di The Agathon Function Centre, Summarecon BSD, Tangerang, Minggu (23/8/2026).
Salah satu agenda utama adalah sharing session lintas generasi yang mempertemukan alumni dari angkatan 1982 hingga 2025. Forum tersebut dipandu Sekretaris Jenderal ALUMET, Riki Gana Suyatna.
Dalam sesi tersebut, para alumni menceritakan perjalanan karier mereka setelah lulus dari Teknik Metalurgi Untirta. Tidak hanya berkarier di sektor metalurgi, sebagian alumni juga berkembang di bidang manajemen, pemasaran, pengembangan bisnis hingga profesi lainnya.
Alumni Berbagi Pengalaman Karier
Wakil Rektor IV Untirta sekaligus alumni angkatan 1994, Prof. Alfirano, turut berbagi pengalaman dalam forum tersebut.
Ia menyoroti pentingnya peran alumni dalam mendukung perkembangan kampus sekaligus memperkuat jejaring profesional antaralumni.
Pengalaman membangun karier dan perusahaan juga disampaikan Rudolf M. Patty, alumni Teknik Metalurgi Untirta angkatan 1986 yang kini menjadi pemilik PT VIP.
Selain berbagi pengalaman perjalanan profesionalnya, Rudolf turut memberikan dukungan terhadap kegiatan Temu Alumet Untirta 2026 sebagai sponsor utama.
Cerita berbeda datang dari Dodi Priyanto, mantan Ketua IKA FT Untirta. Ia mengisahkan perjalanan karier yang justru berkembang di luar bidang metalurgi hingga mencapai posisi puncak dalam dunia profesional.
Meski tidak sepenuhnya berkarier di bidang metalurgi, perjalanan tersebut tetap berkaitan dengan nilai, kemampuan, dan dasar keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Untirta.
Temu Alumet Satukan Alumni dari Berbagai Generasi
Sharing session tersebut menunjukkan beragamnya jalur karier alumni Teknik Metalurgi Untirta.
Para peserta berasal dari berbagai generasi dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Mereka berkiprah di sektor metalurgi hulu dan hilir, pemasaran, manajemen, hingga pengembangan bisnis.
Keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam pertemuan alumni karena memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman antara alumni senior dan generasi yang lebih muda.
Selain sesi berbagi pengalaman, Temu Alumet Untirta 2026 juga diisi dengan pembagian hadiah dari sponsor serta pemberian penghargaan kepada sejumlah alumni yang dinilai berjasa bagi ALUMET.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pencipta Mars Metal, penggagas berdirinya ALUMET, dan pencipta logo ALUMET.
Temu Alumet Untirta 2026 sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan alumni lintas generasi. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, serta memperkuat kontribusi alumni terhadap almamater.
Melalui semangat Reconnect, Innovate, Synergize, Empower, ALUMET diharapkan terus menjadi wadah yang menghubungkan alumni Teknik Metalurgi Untirta dari berbagai generasi dalam pengembangan jejaring profesional dan kontribusi bagi kampus.(TIM)

.gif)