< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bupati Serang Imbau Warga Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Selasa, 08 September 2026 | Selasa, September 08, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-08T00:05:19Z

 

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat mengikuti rapat terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Minggu 6 September 2026.

 

KABUPATEN SERANG KONTAK BANTEN  — Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang masih berlangsung.

Zakiyah mengimbau warga tetap tenang dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, serta mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak guna menghindari bahaya abu vulkanik yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA),” kata Zakiyah saat ditemui di Pos Pemantau Gunung Api Anak Krakatau, Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Minggu (6/9/2026).

Warga Diminta Gunakan Masker dan Kacamata

Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, Zakiyah meminta warga menggunakan masker dan kacamata untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Pemerintah Kabupaten Serang juga telah menerima bantuan masker dari Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan.

Masker tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui kecamatan dan kepala desa agar dapat digunakan masyarakat yang membutuhkan.

BPBD Kabupaten Serang Terus Pantau Aktivitas GAK

Zakiyah mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau dan perkembangan kondisi di wilayah yang terdampak abu vulkanik.

Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas gunung api dan dampaknya terhadap masyarakat.

Gubernur Banten Minta Masyarakat Tidak Panik

Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni juga meminta masyarakat tidak panik menghadapi aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Namun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi serta arahan dari Badan Geologi.

“Yang paling utama saat ini adalah kita waspada dan kita terus pantau,” ujar Andra.

Menurut Andra, Gunung Anak Krakatau kembali menunjukkan aktivitas erupsi sejak 2 Juli 2026. Pemerintah kemudian menetapkan status Siaga sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan aktivitas vulkanik.

Erupsi pada 4 September 2026 bahkan berlangsung sekitar 25 jam. Aktivitas tersebut juga disertai dentuman dan getaran yang sempat menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah.

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Andra meminta masyarakat mengikuti perkembangan resmi dari Badan Geologi dan mengurangi aktivitas di luar ruangan selama abu vulkanik masih menyebar.

“Dimohonkan untuk menggunakan masker karena saat ini terjadi abu vulkanik yang membahayakan kesehatan,” tegasnya.

Penggunaan masker dinilai penting terutama bagi warga yang berada di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.

Nelayan dan Wisatawan Dilarang Mendekati GAK

Selain mengimbau masyarakat umum, Andra juga meminta nelayan dan wisatawan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius tiga kilometer.

Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota terus melakukan pemantauan dan memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap masyarakat.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti arahan resmi pemerintah serta Badan Geologi.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update