PANDEGLANG KONTAK BANTEN – Dalam rangka meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat, terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), Koramil 0102/Cadasari Kodim 0601/Pandeglang bersama UPT Puskesmas Pagadungan Kecamatan Cadasari, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sekaligus pembagian masker kepada pengguna jalan, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut, dilaksanakan mulai pukul 14.45 WIB hingga selesai, di depan Koramil 0102/Cadasari dan UPT Puskesmas Pagadungan, Jalan AMD Lintas Timur, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan itu, dipimpin oleh Kapten Inf Mane selaku Danramil 0102/Cadasari, bersama anggota Koramil 0102/Cadasari Kodim 0601/Pandeglang dan pegawai UPT Puskesmas Pagadungan.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama tenaga kesehatan secara langsung membagikan masker kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas di lokasi kegiatan.
Sebanyak 1.000 masker disiapkan dan dibagikan, sebagai bentuk langkah preventif untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan debu atau abu vulkanik, yang berpotensi terbawa angin hingga ke wilayah Pandeglang.
Selain membagikan masker, personel dan petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terhadap perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diingatkan, untuk memperhatikan informasi dan imbauan resmi dari instansi berwenang, serta menggunakan masker apabila kondisi lingkungan terdampak debu atau abu vulkanik.
Kapten Inf Mane menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Koramil 0102/Cadasari dalam melaksanakan komunikasi sosial, sekaligus memberikan perlindungan dan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi dampak bencana alam.
“Pembagian masker ini merupakan langkah preventif, untuk membantu masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar tetap dapat beraktivitas dengan lebih aman apabila terjadi paparan abu atau debu vulkanik. Kami juga mengimbau masyarakat, untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Menurutnya, sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan sangat penting, dalam memberikan pelayanan serta edukasi kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan, untuk menjaga kesehatan dan keselamatan apabila terjadi penyebaran abu vulkanik.
Sementara, keterlibatan UPT Puskesmas Pagadungan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting, dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan.
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat, ketika berada di lingkungan yang berdebu atau terpapar abu vulkanik.

.gif)