PANDEGLANG, KONTAK BANTEN — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyempatkan diri berziarah ke makam kakeknya di kompleks makam keluarga besar Mandala Kadupinang, Kampung Kadupinang, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (4/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan Suyudi di tengah agenda perjalanannya menuju Serang. Ia datang secara singkat untuk berziarah ke makam leluhurnya sebelum melanjutkan perjalanan menghadiri agenda yang telah dijadwalkan.
Suyudi datang bersama rombongan yang turut didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Henki dan Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan.
Kedatangan Kapolri di kompleks makam keluarga tersebut dibenarkan salah seorang keluarganya di Pandeglang, Tubagus Hikmat.
Menurut Hikmat, Suyudi memang sengaja menyempatkan waktu untuk berziarah ke makam kakeknya meski kunjungan tersebut tidak masuk dalam agenda resmi.
“Iya, tadi mengunjungi makam, ziarah sebentar saja, enggak lama,” kata Hikmat saat dikonfirmasi, Minggu (4/10/2026).
Tidak Masuk Agenda Resmi
Hikmat menjelaskan, tujuan utama Suyudi pada hari tersebut adalah menghadiri undangan di Hotel Aston Serang. Karena memiliki kesempatan, Suyudi menyempatkan diri terlebih dahulu mengunjungi makam keluarganya di Pandeglang.
“Justru ini bukan acara yang diagendakan. Rencananya hari ini ke Serang menghadiri undangan di Hotel Aston,” ujarnya.
Setelah selesai berziarah, Suyudi bersama rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Serang.
Meski berlangsung singkat, kunjungan tersebut menunjukkan hubungan Suyudi dengan keluarga besarnya di Pandeglang tetap terjaga di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di institusi Polri.
Akar Keluarga Suyudi di Pandeglang
Pandeglang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan keluarga Suyudi. Sejumlah kerabat menyebut keluarga Suyudi dari pihak ibunya berasal dari Kampung Kadupinang.
Sementara dari jalur ayah, keluarga Suyudi juga memiliki keterkaitan dengan wilayah Pandeglang.
Suyudi merupakan putra pasangan Haji Mardi dan Hajah Mardiyati. Ia merupakan anak kedua dari lima bersaudara.
Khusus dari jalur kakek, keluarga Suyudi diketahui memiliki akar di wilayah Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo. Kompleks makam keluarga di Kampung Kadupinang menjadi salah satu tempat leluhur keluarga Suyudi dimakamkan.
Jejak keluarga tersebut membuat Pandeglang tidak hanya menjadi bagian dari silsilah keluarga, tetapi juga menjadi tempat Suyudi kembali untuk berziarah dan bersilaturahmi.
Pesan Kapolri: Makam Tetap Dirawat
Dalam kunjungannya, Suyudi juga sempat menyampaikan pesan sederhana kepada keluarga yang berada di lokasi makam.
Ia meminta lingkungan makam keluarga tetap dirawat dan dijaga kebersihannya.
“Enggak ada pesan apa-apa sih. Beliau hanya menyampaikan sepintas di lokasi makam agar tetap menjaga kebersihan, itu saja,” kata Hikmat.
Kunjungan Suyudi berlangsung tanpa pemberitahuan luas kepada masyarakat maupun wartawan. Informasi mengenai kedatangan Kapolri tersebut diketahui melalui pihak keluarga.
Bagi keluarga di Pandeglang, kedatangan Suyudi menjadi momen tersendiri. Di tengah jabatan dan kesibukannya sebagai Kapolri, ia masih menyempatkan diri mengunjungi makam leluhur dan bertemu keluarga besarnya.
Kedekatan Suyudi dengan Pandeglang juga bukan sesuatu yang baru. Saat masih menjabat sebagai Kapolda Banten, ia diketahui beberapa kali mengunjungi keluarga serta berziarah ke makam leluhurnya di wilayah tersebut.
Kini, setelah dipercaya memimpin Polri, kebiasaan itu tetap dilakukan.
Kunjungan singkat pada Minggu tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa perjalanan karier seorang pejabat tinggi negara tidak lantas memutus hubungan dengan akar keluarga dan tanah leluhurnya di Banten.(TIM)

.gif)