TANGERANG, KONTAK BANTEN — Kebakaran melanda pabrik percetakan kertas dan packaging milik PT Respati Kemasindah di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026).
Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang untuk memadamkan kobaran api.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus melakukan penyemprotan air ke sejumlah titik yang masih terbakar.
"Total sementara ada sebanyak sembilan unit armada pemadam kebakaran yang kami kerahkan," kata Achmad.
Sembilan Armada Dikerahkan
Sembilan unit armada damkar tersebut berasal dari sejumlah pos pemadam kebakaran, yakni:
- Mako Curug: 3 unit
- Pasar Kemis: 1 unit
- Tigaraksa: 2 unit
- Balaraja: 1 unit
- Rajeg: 1 unit
- Kelapa Dua: 1 unit
Dengan pengerahan tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang berupaya mempercepat proses pemadaman agar api tidak semakin meluas ke bagian lain dari kawasan pabrik.
Kebakaran Dilaporkan Pukul 11.06 WIB
Achmad menjelaskan, laporan kebakaran diterima Unit Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 11.06 WIB.
Begitu menerima laporan dari seorang pelapor, petugas langsung menuju lokasi dan mengerahkan armada pemadam untuk melakukan penanganan.
"Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian," ujarnya.
Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Hingga Selasa, proses pemadaman masih berlangsung. Petugas gabungan terus melakukan penyemprotan karena kondisi di lokasi masih dalam status merah atau penanganan aktif.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas akan melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
BPBD Kabupaten Tangerang menyatakan hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kebakaran tersebut.
"Untuk laporan korban saat ini belum ada laporan," kata Achmad.
Sementara itu, penyebab kebakaran, luas area yang terbakar, dan jumlah kerugian material belum diketahui.
BPBD masih memprioritaskan proses pemadaman dan pendinginan sebelum melakukan pendataan lebih lanjut terkait dampak kebakaran.
"Penyebab kejadian saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penanganan pemadaman oleh petugas di lapangan. Perkembangan situasi selanjutnya akan segera kami laporkan kembali," ujar Achmad.

.gif)