Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo
menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan merombak Menteri Kabinet
Indonesia Maju atau melakukan reshuffle dalam waktu enam bulan ke depan.
Menurut Bamsoet, sapaan akrab bambnag Soesatyo ini, tidak menutup
kemungkinan Jokowi melakukan itu.
Dalam sebuah diskusi, Kamis (31/10), Bamsoet mengemukakan, bila
merujuk pada riwayat pemerintahan Jokowi periode pertama, reshuffle
dilakukan pertama kali ketika kabinet berusia belum setahun sejak
diumumkan. Ketika itu, Jokowi melakukan reshuffle pada Agustus 2015,
padahal Kabinet Kerja baru dibentuk Oktober 2014.
Namun demikian, politisi senior Partai Golkar ini tidak merinci apa
alasan dia bicara soal reshuffle kabinet bisa saja dilakukan Jokowi
dalam enam bulan ke depan. Dia juga tidak menjelaskan apa faktor yang
mungkin membuat Jokowi melakukan reshuflle. Dia berharap Jokowi
memperbanyak anggota kabinet dari kalangan perempuan jika reshuffle
dilakukan dalam enam bulan ke depan. Dia ingin setidaknya ada 8 menteri
perempuan dalam kabinet.







0 comments:
Post a Comment