JAKARTA – Komisaris Jenderal Idham Azis resmi ditetapkan menjadi
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dalam rapat
paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (31/10).
Rencananya, Jumat (1/11), Idham Azis akan dilantik oleh Presiden Joko
Widodo (Jokowi).
“Kalau tidak ada aral melintang, besok (Jumat) saya kemungkinan besar
akan dilantik oleh Bapak Presiden,” ujar Idham seusai rapat
paripurna, yang dipimpin oleh Ketua DPR, Puan Maharani, di Gedung DPR,
Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).
Idham menyampaikan rasa syukurnya dipercaya menduduki jabatan
tertinggi di kepolisian itu menggantikan Jenderal Tito Karnavian. “
Secara pribadi, saya mensyukuri. Ini adalah bagian dari mukjizat Allah
terhadap diri saya,” kata Idham.
Atas jabatan barunya, Idham berjanji untuk memberikan pengabdian
yang terbaik. “Saya berjanji untuk memberikan pengabdian yang terbaik
bagi institusi Polri, masyarakat, negara, dan bangsa,” ujarnya.
Dewan Perwakilan Rakyat menggelar rapat paripurna untuk menetapkan
Komjen Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian RI, Kamis (31/10) sore.
Penetapan Idham sebagai Kapolri dilakukan setelah Komisi III DPR
menggelar serangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap Idham, Rabu
(30/10).
Dalam penjelasan tertulisnya, Puan menyebut Idham bakal disambut
sejumlah tantangan. Tantangan itu mulai dari pengamanan Pilkada
Serentak 2020, pencegahan radikalisme, penegakan hukum, dan pencegahan
aksi terorisme, hingga pencegahan kejahatan siber dan kejahatan
transnasional. Puan optimistis, Idham dapat mengatasi
tantangan-tantangan itu.
Secara khusus, Puan berharap Idham bisa memberi perhatian khusus
pada kejahatan narkoba yang makin masif dan banyak terjadi di kalangan
generasi muda. Puan juga berpesan supaya Idham menggelar konsolidasi
internal kepolisian segera setelah dilantik oleh Presiden. Idham
diharapkan dapat berkoordinasi dengan penegak hukum lain.
“Agar tidak terjadi miskomunikasi yang membuat rakyat bingung,” ujar Puan.
Idham merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1988. Lelaki kelahiran
Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963, ini dikenal berpengalaman
di bidang reserse dan antiteror. Jabatan terakhir Idham Azis adalah
sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.







0 comments:
Post a Comment