< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Admin SIKS- NG Diminta Serius Olah Data Kemiskinan Pandeglang

Rabu, 29 Mei 2024 | Rabu, Mei 29, 2024 WIB | Last Updated 2024-05-29T03:18:02Z

 

Plt Kadinsos Pandeglang Nuriah saat memberikan arahan pada peserta workshop di Kecamatan Mandalawangi

  PANDEGLANG ( KONTAK BANTEN)  – Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang menekankan para pengolah data atau admin Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) untuk lebih lebih teliti mengelola data. Pasalnya, ada beberapa data warga yang sudah meninggal tetapi masih tercantum di pusat data terpadu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Nuriah mengatakan, berharap para admin SIKS-NG bisa serius dalam mengelola data masyarakat miskin dan memverifikasi ulang data yang diusulkan oleh desa tidak langsung dimasukkan ke pusat data.

“Harus disasar, disusur, disisir, supaya datanya tepat sasaran karena saat ini masih ada orang meninggal, pindah domisili masih terdata di data terpadu kemiskinan,” kata Nuriah usai kegiatan workshop di Kecamatan Mandalawangi, Selasa (28/5/2024).

Oleh sebab itu, pihaknya meminta para admin di kabupaten memantau langsung pada saat desa melakukan usul, mengganti dan menghapus data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) apabila data tersebut sudah tidak sinkron lagi.

“Artinya harus diverifikasi, pada saat mengusulkan jangan sampai admin bermain sendiri harus sinkron antara admin kabupaten dengan desa,” ungkapnya.

Ia menekankan, dengan melakukan validasi dapat menghasilkan data kemiskinan yang valid dan tepat sasaran. Jangan sampai bantuan tersebut diterima oleh warga yang tergolong mampu dan angka kemiskinan di Pandeglang tidak kunjung mengalami penurunan.

“Bisa dikatakan dzolim kalau kita membiarkan data itu salah, saya minta data itu bisa sesuai dengan kondisi masyarakat sebagai penerima manfaat. Kami bersama tim dari Bappeda berkolaborasi bagaimana percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim
di 2024 bisa terwujud,” tutupnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update