< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Siapa pun Gubernurnya, 12 Proyek Nasional Tetap Lanjut

Rabu, 22 Februari 2017 | Rabu, Februari 22, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-21T17:47:40Z
SERANG, (KB).-12 proyek nasional yang ditempatkan di Provinsi Banten harus tetap dilanjutkan oleh gubernur terpilih. Sebab, proyek-proyek strategis tersebut dalam rangka kemajuan pembangunan di Banten. "Harus tetap dijaga itu. Bahkan kalau perlu menambah proyek strategis lainnya. Kita perjuangkan bersama," ujar Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Banten, Hudaya Latuconsina, melalui sambungan telefon, Senin (20/2/2017). Hudaya menjelaskan, selain masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dasar hukum lain yang mengantarkan proyek-proyek strategis nasional juga tertuang dalam Perpres No. 2 Tahun 2015."Sebelum Perpres No. 3 tahun 2016 tentang 12 proyek strategis itu, ada dasar hukum lain. Yaitu Perpres no. 2 tahun 2015 juga terdapat 16 proyek di Banten. Ini juga belum digali, walaupun ada beberapa proyek yang masuk juga dalam 12 proyek itu, seperti bandara (Bansel) dan KEK Tanjung Lesung," tuturnya. Menurutnya, siapapun pemimpinnya nanti, jajaran pemerintahan harus bisa beradaptasi serta mampu menerjemahkan visi misi dalam bentuk RPJMD. "Saya kira sebagai warga Banten bersyukur saja siapapun gubernurnya. Bagi kami jajaran pemerintah harus bisa beradaptasi dengan pemimpin baru. Dan semangat pemimpin baru harus bisa diterjemahkan dalam bentuk RPJMD nantinya. Kami juga sudah mencatat poin-poin dari berbagai perjalanan kampanye maupun debat kandidat. Banyak hal yang sudah kita antarkan untuk RPJMD," ujarnya.
157 proyek
Sementara itu, Pemprov Banten mengusulkan sedikitnya 157 proyek strategis nasional yang ditempatkan di Banten. Salah satunya, reaktivasi jalur kereta api (KA) Anyer-Labuan, Cilegon-Labuan, dan Labuan-Saketi-Bayah. "Ini saya sedang menghadiri Rakoretek di Batam, terkait program nasional di daerah. Ada 157 proyek yang kami usulkan, terdiri dari infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan termasuk di dalamnya rumah sakit, perdagangan, perhubungan, PUPR, dan kegiatan sosial," ucapnya. Selain itu, pemprov juga akan mendorong penguatan untuk realisasi Bandara Banten Selatan. "Kami dorong proyek-proyek nasional yang ada di Banten. Diharapkan semakin banyak," katanya.Rakortek tersebut dihadiri Menteri Bappenas, perwakilan Kemendagri, dan kementerian teknis lainnya, serta perwakilan 17 provinsi dari Sumatera, Jawa, dan Bali. Diketahui, dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Strategis Nasional, ada 12 proyek di antaranya di Banten, antara lain pembangunan Tol Serang-Panimbang, Tol Kunciran-Serpong, Tol Serang-Cinere, dan Tol Serpong-Balaraja. Kemudian, proyek kereta api ekspres Seokarno Hatta-Sudirman, Bandara Banten Selatan Panimbang, dan pengembangan Bandara Soetta. Selanjutnya, pembangunan terminal elpiji Banten kapasitas 1 juta ton per tahun, energi asal sampah kota-kota besar di Tangerang, Waduk Karian, KEK Tanjung Lesung, serta percepatan infrastruktur transportasi, listrik, air bersih untuk kawasan strategis pariwisata nasional (KSN) Tanjung Lesung.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update