< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pilkada Kota Serang, Parpol Mulai Elus Kandidat

Rabu, 08 Maret 2017 | Rabu, Maret 08, 2017 WIB | Last Updated 2017-03-08T10:41:18Z
 
SERANG, (KB).-Meskipun tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Serang yang akan digelar serentak dengan daerah lainnya di 2018 belum dimulai, namun sejumlah nama yang digadang-gadang akan maju di pesta demokrasi tersebut mulai bermunculan. Bahkan, sejumlah parpol mulai mengelus-elus kandidat yang akan diusung pada Pilkada Kota Serang. Sejumlah nama yang mulai banyak diperbincangkan, antara lain Vera Nurlaila Jaman yang merupakan istri dari Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman yang habis masa jabatannya pada 2018. Nama lainnya yaitu Bambang Janoko (Wakil Ketua DPRD Kota Serang), Asef Rahmatullah (Ketua DPRD Provinsi Banten) Subadri Usuludin (Ketua DPRD Kota Serang), Furtasan Ali Yusuf (Anggota DPRD Kota Serang), Iif Fariudin (Anggota DPRD Kota Serang), Wahyudin Jahidi, Najib Hamas (Anggota DPRD Provinsi Banten), Juheni, Yayat Suhartono, Sadeli Karim dan Sudarman.Ketua DPD PKS Kota Serang Hasan Basri mengatakan, sebelum menentukan kader yang akan diusung dalam Pilkada Kota Serang DPD PKS Kota Serang terlebih dahulu menggelar pemilihan umum internal (PUI). "Jadi minta pendapat kader PKS dulu, dan kami sudah melakukan PUI, dari situ kader memunculkan beberapa nama-nama untuk maju di Pilkada Kota Serang. Nama tersebut yaitu Najib Hamas yang merupakan anggota DPRD Provinsi Banten, kemudian Juheni yang dulu calon wakil wali kota, Yayat Suhartono jadi anggota DPRD Provinsi yang tinggal di Kota Serang, Sadeli Karim anggota DPD RI dan Ketua DPW PKS dulu, serta Sudarman pengurus majelis perimbangan wilayah. Lima nama kader itu yang relatif populer. Dari pengurus DPD juga muncul nama saya, nama Pak Ridwan Akhmad, dan Pak Iyus," katanya.Tapi, kata Hasan Basri, semua keputusan ada di DPW, DPD hanya memberikan masukkan. "Jadi hasil PUI di sampaikan ke DPW. Nanti kami lihat konstalasi yang ada juga. PKS kan kalau melihat tiket untuk mencalonkan yang harus sembilan kursi berarti tidak cukup. Sebab, PKS hanya tiga kursi, jadi harus koalisi. Namun meskipun begitu, kami tetap kedepankan kader," tuturnya. Hasan mengatakan, dalam hal koalisi, PKS juga bukan hanya melihat calon yang diusulkan, tetapi partainya juga jadi pertimbangan. "Karena ketika PKS bekerja sama, semua mesin partainya bergerak," ujarnya. Setelah muncul nama dari DPW, kata Hasan, akan dilakukan uji publik. "Misalnya nama sudah dikaji DPW, nanti dilakukan uji publik, mana yang lebih diterima publik, jadi dilihat surveinya juga. Itu nanti yang kita bicara dengan partai lain, partai lain mengajukan siapa kita siapa kan kelihat chemistrynya," katanya.  Menurut Hasan, partainya dengan dengan partai manapun siap bekerja sama. "Sejauh ini juga memang sudah ada beberapa pihak yang ingin bekerja sama dengan kita," ujarnya.Sementara, Ketua DPC PDIP Kota Serang Bambang Janoko, saat dikonfirmasi bahwa namanya dan Asep Rahmatullah termasuk yang digadang-gadang akan maju di pilkada, Bambang mengatakan hal itu baru informasi yang berkembang di masyarakat. "Ya saya dengar informasi itu. Sejauh ini dari kader PDI P yang saya dengar baru dua nama itu saja," ucapnya.Ketika ditanya apakah ia siap dicalonkan, Bambang mengatakan, dirinya siap jika partainya sudah memerintahkan. "Ya, saya kalau dari partai sudah memerintahkan mau tidak mau harus siap," tuturnya. Bambang juga berharap, PDIP mengusung kadernya di Pilkada Kota Serang. "Nanti ada survei juga, nanti tahapannya kami mulai setelah dari KPU mulai, baru partai mengikuti," ucapnya. Untuk kerja sama dengan partai lain, kata Bambang, partainya terbuka bekerja sama dengan partai manapun. "Kami terbuka, bagaimanapun juga tujuannya pasti sama untuk memperbaiki Kota Serang, supaya lebih maju," tuturnya.Sementara, Vera Nurlaila Jaman saat dimintai tanggapan hanya menjawab insya Allah. "Insya Allah, doanya saja, ibu (Vera) gak bisa jawab apa-apa," katanya ditemui saat menghadiri acara lomba mewarnai tingkat PAUD se-Kota Serang, Selasa (7/3/2017).  Ketika ditanya jika ada partai yang mencalonkannya, Vera kembali menjawab insya Allah. Kemudian ketika ditanya siap atau tidak dicalonkan, Vera kembali menjawab singkat. "Kan insya Allah itu kalau Allah mengizinkan, dan ke depan kita gak tahu bagaimana. Kalau ditunjuk, ya harus siap," tuturnya. Saat ditanya apakah sudah ada pihak yang membicarakan pencalonannya, menurutnya belum ada. "Belum ada obrolan ke arah itu (pencalonan)," tuturnya. Sementara, Wali Kota Serang Tubagus Haerul Jaman saat diminta tanggapan terkait munculnya nama istrinya, enggan memberikan jawaban. Saya kan selesai (2018), itu belum, masih jauh. Semua partai juga saya rasa belum menentukan nama. Kita lihat nanti saja," ujarnya. Sementara Ketua DPC Demokrat Kota Serang Amanudin Toha saat diminta tanggapan tentang persiapan untuk Pilkada Kota Serang justru enggan memberikan tanggapan. "Belum bisa komentar itu mah, belum lah nanti," katanya.
Maju lagi
Wahyudin Djahidi siap mencalonkan diri menjadi Wali Kota Serang pada perhelatan Pilkada Kota Serang. "Siap ikut lagi dalam calon pemilihan Wali Kota Serang pada tahun 2018. Saya optimistis untuk Pilwalkot ini," ujar Wahyudin. Dalam memantapkan niatnya, Wahyudin yang kini menjabat Ketua DPD Partai Berkarya Kota Serang, telah berkomunikasi ke beberapa partai. Namun karena alasan masih terlalu dini, ia belum menyebutkan partai apa saja yang sudah didekati. "Karena terlalu dini, nanti paling pada Juni atau paling tidak Juli saya akan sampaikan," katanya. Ia menuturkan, keinginannya untuk mencalonkan diri sebagai Wali Kota Serang didasari atas niatan untuk memperbaiki pembangunan di Kota Serang. "Tentu saja harapannya karena ingin ada perubahan-perubahan di Kota Serang, apalagi ini pusat Ibu Kota Provinsi Banten," ujarnya. Keinginannya untuk mencalonkan diri pada Pilwalkot juga telah disampaikan kepada keluarga terdekat, responnya baik dan sangat mendukung. "Pihak keluarga mendukung, sangat mendukung karena kita ingin ada perubahan di Kota Serang," katanya. Menurut pria yang juga pernah mencalonkan diri pada Pilwalkot sebelumnya ini, persiapan yang dilakukan baru menjalin komunikasi dengan berbagai partai dan mengikuti perkembangan Pilwalkot. "Berdasarkan informasi penganggarannya sudah, kemungkinan Februari," tuturnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update