< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Warga Antre Beras OP

Kamis, 18 Januari 2018 | Kamis, Januari 18, 2018 WIB | Last Updated 2018-01-18T08:47:47Z
 
Sejumlah petugas Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang sedang melayani masyarakat dalam operasi pasar yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pandeglang, Rabu (17/1/2018).*
PANDEGLANG, (KB).- Ratusan warga antre mendatangi operasi pasar yang digelar Perum Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang di halaman Kantor Kecamatan Pandeglang, Rabu (17/1/2018) sekitar pukul 10.00. Dalam hitungan jam, beras OP tersebut habis terjual. Dalam OP tersebut, masyarakat bisa mendapatkan beras sesuai seleranya karena Bulog menggelar berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya, beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging sapi. Beragam kebutuhan dasar masyarakat dengan harga terjangkau itu didatangkan Bulog menggunakan mobil pikap.
Staf Komersil Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang, Hari Atmaja mengatakan, dalam OP tersebut Bulog menyediakan kuota beras untuk Pandeglang sekitar 750 kilogram. OP tersebut sengaja digelar untuk menekan kenaikan harga beras di pasaran. “OP ini salah satu upaya Bulog untuk menekan harga beras. Karena di Bulog ada program gerakan stabilisasi pangan. Kalau di sini tidak mencukupi, kami melayani penjualan di Bulog. Jadi masyarakat bisa beli langsung saat hari kerja,” kata Kepala Staf Komersil Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang, Hari Atmaja.
Ia menjelaskan, ada pun harga yang ditentukan untuk komoditi beras terbagi tiga jenis. Untuk beras super seharga Rp 51.500 per pak, beras premium Rp 55.000 per pak, dan beras super kepala Rp 61.000 per pak. Dimana, dalam setiap paknya berisi 5 kilogram beras. Sementara untuk kebutuhan gula putih dijual Rp 12.500 per kilogram, daging sapi Rp 80.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp 11.000 per liter. Sedangkan untuk beras yang paling banyak diminati masyarakat yakni jenis premium dan super. Karena harga dan kualitasnya lebih terjangkau,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Pandeglang, Andi Kusnardi mengatakan, kenaikan harga beras tersebut tidak hanya terjadi di Pandeglang, Banten. Tetapi kenaikan harga beras tersebut skala nasional. Ia mengatakan, harga beras akan turun saat memasuki panen raya bulan depan. Dan harga akan kembali normal. “Kami bekerja sama dengan Bulog mengadakan gerakan stabilisasi pangan untuk menekan harga jual beras. Ya, kemarin harga komoditi tersebut mencapai Rp 13.000 per kilogram. Memang harga ini terjadi nasional, terjadi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” ujar Andi.
Selain menggelar OP beras di kecamatan, lanjut dia, OP tersebut akan dilaksanakan di wilayah lain. Sesuai rencana, pekan depan akan kembali digelar OP di dua kecamatan, Menes dan Labuan. “Untuk saat ini, sementara hanya satu titik di Pandeglang. Nanti akan kami cari lokasi lain yang dinilai masyarakatnya sangat membutuhkan beras. Mudah-mudahan OP ini bisa mencapai target dan mampu menekan harga beras yang melambung di pasaran,” ucapnya.
Sementara itu, warga tampak antusias menyambut OP. Warga berdatangan dan antre untuk mendapatkan beras dengan harga murah dan terjamin kualitasnya. Seorang warga asal Kampung Curug Sawer, Kecamatan Pandeglang, Yeyen merasa senang dengan kegiatan OP. Dia merasa terbantu, karena bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau. OP tersebut sangat membantu meringankan kebutuhan masyarakat khususnya beras. “Saya beli 10 kilogram dengan hargan Rp 110.000. Karena harga di pasaran masih tinggi sekitar Rp 12.000 per kilogram. Saya tadi beli beras, gula, dan minyak,” tuturnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update